Dibalik Ciuman Kaka Tiriku!
Marcus tergeletak dengan kepala berdarah, napasnya pendek tapi masih sadar.
“Jangan tidur!” seru Madeline, mengguncang bahunya panik. “Kak… buka mata kamu!”
Marcus meringis, matanya kabur menatap wajah gadis itu di bawah bayangan pepohonan.
Bibirnya bergerak pelan. “Maddie…”
“Diam! Aku panggil Papa dulu!”
Marcus menggeleng lemah. Jemarinya, penuh lumpur dan darah, menggenggam tangan Madeline.