The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)
Edelia pun berkata, “Sayang, tolong berikan keberanian untuk Mama.”
***
Makaila terengah-engah saat Bara melepaskan ciumannya. Saat ini, Maila tengah berusaha untuk mengganti pasokan oksigen yang menipis di paru-parunya. Untung saja, tadi Bara melepaskan pagutan bibirnya pada waktu yang tepat hingga tidak membuat Makaila kehabisan napas. Melihat Makaila yang saat ini berusaha untuk bernapas, Bara pun terkekeh dan mengusap bibir Makaila yang memerah. “Padahal, aku sudah mengajarkanmu sejak lama, tetapi kenapa kau masih saja tidak terbiasa berciuman dalam waktu yang lama?” tanya Bara.