I Got You
"Aku mengalami hal seperti itu bukan karena kamu, Re."
Jantung Regina mulai berdebar.
"Ini murni hal yang tidak kamu duga, jadi stop menyalahkan diri karena aku tidak marah sama kamu, Sayang."
"Kamu ...," serak.
Raymond menegakan tubuh, membuat punggung terpisah dari bathub. "I love you, paham?"
Ya, paham. Kepala Regina mengangguk, mencium bibir suaminya, suaminya yang entah bagaiamana sangat mudah membaca isi kepala Regina.