Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

L'Automne Du Coeur (Autumn's Heart)

"Lima belas menit sudah berlalu, Mademoiselle." What? Apa?! Secepat itu?! Kita baru saja selesai berbicara dan waktu sudah habis?! Aku menghela nafas dan mengangguk pasrah. Berdiri dari bangku yang kududuki dan beranjak untuk kembali ke dalam kamar.
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Rahasia Sang CEO: Istri dalam Bayangan

Rahasia Sang CEO: Istri dalam Bayangan

Ketukan itu telah berhenti, tetapi ketegangan di udara masih terasa pekat. Ketika Alya akhirnya memutuskan untuk membuka pintu sedikit, ia menemukan sebuah benda kecil tergeletak di depan pintunya—sebuah jam tangan pria dengan angka digital yang berkedip-kedip. Di layar jam itu, hanya ada satu pesan singkat yang tertulis: "Waktumu hampir habis."
1.2K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Aku seakan menyerahkan kebenaran yang bahkan belum berani kuakui pada diriku sendiri. Dan yang paling buruk, aku tidak ingat pernah mengirimnya. "Sial," gumamku serak ke ruangan kosong dan suaraku kasar karena sakit kepala serta kepanikan yang tiba-tiba naik. Aku mengecek waktu pengiriman. Pulul tiga lewat tujuh belas pagi.
1032.2K viewsCompletedAdded to Library 772 Times as i thought my time was up
Read
+Library
PERFAKE HUSBAND

PERFAKE HUSBAND

Aku melotot dan menganga, “Bohong lo ya!” “Itu jam dinding di atas, Ra, mata lo kemana sih?! Liat lah sendiri.” Aku melirik jam dinding. Benar saja ini sudah jam sebelas. Jam sebelas lewat lima belas menit malah. “Ujian gue gimana dong?” aku sangat panik. “Ya ujian. Lo berharap bisa pulang tanpa ujian gitu?” Bayu menyerahkan gelas padaku.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

batinku, saat mata menangkap apa yang melekat ditubuhku. Aku tertegun sesaat, perlahan ingatanku berangsur kembali. Bukahkan ini hari pernikahanku? Mataku tertuju pada jam yang menempel didinding, waktu menunjukkan pukul 13:00. Aku terkekeh kecil, menyadari ijab qobul tiada terucap. Yasir mangkir, dia tidak pernah datang dan menepati janjinya. "Argh!!"
9.832.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as i thought my time was up
Read
+Library
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

Akhirnya, salah satu dari mereka berani bicara tetapi hanya bisa berkata, "Eh.. uh… hee." Arthur, yang memperhatikan orang-orang, berpikir untuk dirinya sendiri, "Apa aku sudah melebihi jam yang aku bayarkan untuk tempat ini? Aku yakin aku belum melampaui batas jam itu." "Apakah saya melewati batas waktu?" Arthur bertanya dengan lantang. “Ah… tidak…” jawab salah satu dari mereka. Lalu sambil tersenyum, Arthur mengucapkan selamat tinggal, "Oke, sampai jumpa..." dan berjalan keluar.
1062.7K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as i thought my time was up
Read
+Library
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

"Duh, man, dunia itu sekali, masa disia-siakan buat hal kaya gitu?" "Opini kamu agak timpang sih Gas, karena sebagai manusia yang punya keterbatasan usia, kita harus menentukan kapan harus A, kapan harus B." "Tapi kalau itu semua bikin enggak bahagia apa enggak sayang tuh hidupnya habis cuma-cuma?" Aluna meraup pop corn dan memakannya dengan pandangan kosong. Bagaspati benar. Dan di layar sana, Doctor Strange telah mengalahkan musuh, tetapi batu sihirnya tidak cukup mampu mengembalikan waktu yuk menyelamatkan gurunya yang mati di tangan musuh.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as i thought my time was up
Read
+Library
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Sebelum Bernardo menutup teleponnya, dia berkata padaku," Jangan lupa sarapan." Tentu saja! aku tidak akan membiarkan cacing-cacing di perutku bernyanyi. Setelah itu, aku menutup ponsel dan menaruhnya di sampingku. Mataku tertuju pada jam dinding yang berada tepat di samping televisi. Jam itu menunjukkan pukul enam lewat tiga puluh menit. Aku pun terdiam sebentar selama satu menit, memandangi jarum jam yang terus berjalan.
9.95.5K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

“—ya berarti aku harus kirim pesan kedua. Versi yang lebih menyentuh hati.” Aku tersenyum miring. “Binar 1, saingan tak dikenal 0.” Hampir dua jam berlalu sejak aku kirim pesan super penting itu. Dua jam yang terasa kayak dua dekade. Dan selama dua jam itu juga, notifikasi ponselku nihil. Kosong. Sunyi. Sepi seperti hubungan sepihak yang tak kunjung disadari lawan mainnya.
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Aku sama sekali tidak menyadari betapa dalamnya Zafran, ayahku, kakakku, bahkan putriku, Olivia, telah terperangkap oleh pesonanya. Aku benar-benar kalah. Sembilan menit sebelum aku mati. Kesadaranku merosot, pandanganku berangsur kabur di sekelilingku. Tapi aku masih bisa melihat layar ponselku di tangan Ibu. Pesan-pesan baru dari Ayah terus bermunculan. Jelas dia sama sekali tidak tahu kalau Ibu ada di sini, atau kalau aku sedang sekarat.
8.0K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as i thought my time was up
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status