Hasrat Wanita Desa
Dia tidak mengira Erfan sejam ini, yang dia kira Erfan hanyalah kaya, dan tampan.
Erfan menarik Robi, yang sudah sangat ketakutan.
"Lepaskan aku! apa kau tidak tahu," sebelum perkataan Robi selesai, pukulan kuat mendarat di pipinya.
BUGHH
"Arggg," teriak menyedihkan keluar kembali dari mulut Robi.
"Aku paling tidak suka di ancam! dan kau tidak layak mengancamku! kau hanya sampah, di mataku," ucap Erfan dengan jijik.