Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Simpanan!

Simpanan!

Tak sopan. "Sumpah ... bercanda kamu nggak lucu banget, ban mobil aku, kamu kemana kan?! Aku mau pulang!" sungutku. Aku melirik jam yang melingkar di pergelangan tanganku sudah menunjukkan pukul sebelas lewat lima puluh lima menit. Tinggal lima menit lagi jam Cinderella berdentang. Suasana parkiran yang sudah sepi membuatku tak bisa mencari orang yang bisa aku mintai tolong.
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as i thought my time was up
Read
+Library
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

“Apakah ada kaitannya dengan Suzy?” Aku menatapnya dan mengangguk dengan khawatir. “Ini masalah yang sensitif. Aku akan memberitahumu nanti,” kataku padanya, membuatnya mengangguk. Kemudian, aku kembali berbicara dengan Clara. “Berapa jam lagi yang tersisa sampai tenggat waktunya, Clara?” tanyaku takut-takut, memandang jendela ruang tunggu. Matahari sudah terbenam perlahan di luar. Aku bahkan tidak menyadari bahwa hari ini sudah hampir berakhir.
9.286.9K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as i thought my time was up
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Suamiku baru saja melempar satu petunjuk paling mematikan tepat ke wajahku tanpa suara. Batas waktuku tidak lagi tujuh hari. Permainan sesungguhnya sudah ditarik masuk ke dalam rumahku.
9.471.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as i thought my time was up
Read
+Library
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Kata Ratih lirih di tengah cumbuan pria itu. "Tentu saja. Jangan meremehkanku. Tiga empat ronde pun lagi, aku juga masih sanggup," "Tapi sayangnya, waktu kita tidak sebanyak yang bapak pikirkan. Sebentar lagi pukul lima. Orang di rumah bisa curiga jika aku terlambat lagi hari ini,"
789 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Ia kemudian melihat jam tangannya sebelum melanjutkan, “Anda bisa memulainya 15 menit lagi.” “Apa benar tidak masalah? Apa mereka akan mau memberi saya waktu selama itu?” tanyaku tanpa sengaja. Rasa khawatir membuatku tak sengaja mengucapkan apa yang ada di benakku seperti kebiasaan burukku. ‘Astaga, apa sih yang kukatakan?!’
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 826 Times as i thought my time was up
Read
+Library
FATED

FATED

Semoga saja mereka masih menungguku. Sepintas aku melihat jam yang tertera di layar ponselku. Jam menunjukkan pukul 18:40 malam. Seketika diriku dihinggapi perasaan bersalah. Mereka sepertinya sudah menantikan untuk bermain permainan itu. Permainan yang bahkan aku tidak tahu bagaimana cara memainkannya.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as i thought my time was up
Read
+Library
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Aku langsung menghela napas panjang seraya melirik jam di dinding, sudah hampir pukul delapan. “Iya.” “Kasihan sekali.” “Jangan mengejek.” “Aku tidak mengejek,” katanya sambil tertawa kecil. “Aku hanya merasa hidupmu selalu saja diganggu oleh kami.” Aku menatapnya datar. “Bukan diganggu. Tapi kalian selalu muncul di waktu yang tidak tepat. Lalu kesalahpahaman ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Harus diselesaikan satu persatu.”
1041.0K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as i thought my time was up
Read
+Library
Iyen97
Cerita nya bikin penasaran sama lanjutannya apalagi banyak teka teki yg harus Bethany ungkap,,akan kah bethany bisa mengungkap kemana hilang nya Bella yok kepoin ceritanya di jamin bakal penasaran terus sama lanjutannya,,semangat up nya Thour...
Indri Irmayanti
sdh baca smpai sjauh ini baru smpat buat ulasan disini. benar-benar cerita yg luar biasa. Sesuai dgn genrenya, benar-benar penuh misteri dan teka-teki, mana sulit bnget ketebak sama pembaca. selalu dibuat terkejut tiap kali satu persatu fakta rahasia diungkapkan. cerita ink tdk sesimpel blurbnya.
Read All Reviews
DAFTAR BLOKIR

DAFTAR BLOKIR

Karena disana pasti akan sangat update jika terjadi sesuatu. Waktu telah menunjukan pukul sebelas malam, tapi tak juga ada pemberitahuan di notifikasi ponselku. Apa Mas Indra tidak datang? atau, Deby yang tidak hadir? Ada rasa kecewa dalam diriku, sesuatu yang sudah aku siapkan untuk mereka nyatanya tak berhasil dan aku hanya bisa menghela nafas berat.
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 437 Times as i thought my time was up
Read
+Library
MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

Tapi, tidak kali ini. Aku pun mondar mandir dengan gelisah. "Kamu gak boleh gegabah, Lisa. Tenang dan berpikir jernih, kalo gak kamu bisa kehilangan segalanya," kataku berbicara pada diri sendiri. Aku melirik ke arah jam dinding. Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam, tapi tanda-tanda kepulangan Mas Pandu, belum juga terlihat. Kotak pesanku pun masih centang satu.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as i thought my time was up
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status