Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Turn Back Time

Turn Back Time

pungkas Tristan cepat, sembari mengalihkan perhatiannya ke layar yang ada di hadapannya. Sebenarnya Tristan bingung ingin melakukan apa kala itu karena sebenarnya ia tidak mempunyai pekerjaan yang penting. Namun, ia sangat bingung dan pening memikirkan cibiran Randi tadi, Tristan menggeleng sejenak kemudian melirik jam dinding yang tertempel di dinding. “Sudah waktunya shalat dzuhur,” ungkap Doy mengikuti arah pandangan Tristan.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as my time
Read
+Library
Remember When

Remember When

“Itu masalah gampang. Proposalnya sedang kupelajari. Jam berapa biasanya kamu pulang?” “Nggak tahu. Nanti kamu kuhubungi saja atau aku bisa naik taksi online.” “Nggak. Kamu nggak menyimak kata-kataku tadi, Via. You hire me as a driver, ok?” “Kamu kenapa sih? Masih pagi sudah aneh-aneh. Hari ini tuh kemungkinan aku pulang lebih malam dari biasanya. Aku mau buat acara perpisahan kecil-kecilan di kantor. Resignku masih akhir bulan, tapi akhir bulan kayaknya bakal lebih sibuk.”
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as my time
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as my time
Read
+Library
Waktu Untuk Bertaruh

Waktu Untuk Bertaruh

Bu Shifa pun merasa jauh lebih tenang, karena dia yakin Suaminya akan selalu ada di sampingnya. ***** “Ah, sudah jam berapa ini?” ucap Bu Shifa pelan sambil melirik ke arah jarum jam dinding, yang menggantung di hadapannya. Suara hewan malam yang terdengar di telinga Bu Shifa, tiba-tiba saja mengejutkan kesadarannya. Tanpa disadari, sehabis mengenang masa lalunya itu, pikiran Bu Shifa malah terjebak, dengan rasa kantuk yang menyerang kedua matanya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as my time
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Dedaunan pohon menari-nari kala angin meniupnya. Sasya melirik jam yang ada si ponselnya. Sudah pukul 17.00 WIB rupanya. Ia telat pulang karena harus menghadiri rapat di ruangan OSIS tadi. Ini semua gara-gara Rendy. Sasya terus saja mencibir Rendy yang selalu lari dari tanggung jawabnya. "Ish, ini kenapa pada di-cancel semua, sih?" gerutu Sasya saat melihat pesanan ojek online-nya kembali dibatalkan.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as my time
Read
+Library
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

Bahkan tidak sempat mendengar suara sapaan dari seberang, dia langsung bertanya, "Mana Stacey? Kalian lihat dia nggak? Dia lupa waktu acara pernikahan ya? Cepat ingatkan dia, acaranya sudah mau dimulai ...." Semakin lama Adriano berbicara, suaranya semakin kecil dan kehilangan keyakinan. Sebab, Stacey bukanlah tipe orang yang tidak menghargai waktu. Apalagi, Stacey bahkan sudah memblokir nomornya. Hanya saja, Adriano masih berharap bisa mendengar jawaban berbeda dari para pelayan di vila.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as my time
Read
+Library
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Sebelum pergi, dokter itu menghela napas pelan dan berkata, "Sudah zaman apa sekarang, kok masih ada orang yang memakai ponsel tua begini …." Setelah dokter pergi, tatapan Adrian terpaku pada ponsel itu. Dia mengenal ponsel itu. Itu adalah ponsel yang dia berikan pada Charin saat SMA. Waktu telah meninggalkan banyak jejak di ponsel itu. Entah mengapa permukaannya lecet, retak, dan penuh bekas benturan, seolah pernah mengalami kekerasan berulang kali. Adrian terus menatap ponsel itu. Hingga matanya kering, barulah dia mengulurkan tangannya yang gemetar tak terkendali untuk meraih ponsel itu.
6.5K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as my time
Read
+Library
PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN

PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN

tukasnya sambil mengarahkan telunjuk nya ke bibirku, mengisyaratkan agar aku diam dulu. "Nih orang modus mulu dari tadi," batinku. Aku membuka mulut bersiap bercerita, saat tiba-tiba aku teringat sesuatu. "Ya Allah dokter, jam berapa sekarang?" tanyaku. Sepertinya aku melupakan sesuatu yang penting. Dokter Andi meraih tanganku dan melihat arlojiku, "Jam 06.45, ada apa honey? kamu sendiri yang pakai arloji malah nanya aku," J
107.2K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as my time
Read
+Library
Running Time

Running Time

Dunia seakan membeku, tetapi waktu terus berjalan. Tik .... Tik .... Tik .... Bersambung.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as my time
Read
+Library
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

Melayang hingga langit ke tujuh dengan klimaks yang panjang dan sempurna. Benar apa yang Rindu katakan, waktu pertemuan mereka yang singkat saat ini, sungguh sayang untuk dilewatkan hanya dengan tidur. Jadilah mereka bercinta sampai puas. ***** Rindu dan Fahri terbangun saat matahari sudah beranjak naik. Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. "Ndu, bangun sayang, kita kesiangan," ucap Fahri membangunkan Rindu yang masih bersandar nyaman di pelukannya.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 474 Times as my time
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status