Ketika cinta harus memilih
"Tentu saja, tapi kau hanya bisa berbicara dengan saya. Bahkan tidak dengan ummi Izza."
"Baiklah, saya hanya ingin tau tentang keadaan Al ..."
"Eugene, ini ... nomor saya. Dan di balik kartu nama itu saya tuliskan sebuah nama dan nomor telepon orang yang bisa kau hubungi jika kau butuh teman untuk berdiskusi. Namanya Ibnu, seorang muslim yang tinggal di Kanada dan ia dapat dipercaya."
Eugene menerimanya lalu menjabat erat tangan Abah, "Terima kasih. Saya sangat menghargainya."