Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ternyata Ibuku Dijadikan Babu

Ternyata Ibuku Dijadikan Babu

POV Silvi Di saat aku sedang berbicara dengan Mama di kamarnya, kami mendengar suara deringan ponsel. Kurang ajar, ada yang berani menguping di kamar ini. "Untuk apa pisau?" bisikku. "Kita habisi dia yang berani menguping!" jawab Mama. "Mama jangan berbuat kriminal, aku gak berani!" aku bergidik ngeri mendengar rencana Mama.
1044.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
Ibuku Bukan Wanita Biasa

Ibuku Bukan Wanita Biasa

Aku mempersilahkan, menyimpan gitar di tempat semula, lantas duduk di tepi ranjang. Ibuku menatapku, tatapannya begitu teduh, lengkungan bibirnya manis dengan mata yang menyipit membentuk bulat sabit. "Randu...." sebutnya, "akhirnya ibu punya kesempatan buat ngobrol gini sama kamu." "Kenapa ibu belum tidur?" tanyaku mengalihkan. "Kamu sendiri, kenapa belum tidur?" Ibu balik bertanya.
109.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 288 Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
Love between Cubicles!

Love between Cubicles!

Jika mau diterima SMA paling favorit sekecamatan, aku harus berani menampilkan pembacaan puisi. Ibu membantu memilih koleksi puisi karyaku. Aku memang punya buku khusus semacam diary untuk menampung karya-karyaku. Setelah berdiskusi ngalor-ngidul kami memutuskan untuk memilih puisi berjudul “Hujan.”
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 77 Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Isabel membawanya pergi untuk sementara. “Kakak boleh tidak percaya, tapi tolong temukan jawabannya di buku-buku ini! Mungkin kakak akan menemukan sesuatu?” Rin membuka koper yang ia bawa. Isinya adalah buku-buku tua Slavidion. “Puisi tidak bertuan yang pernah kakak baca, berasal dari salah satu buku ini.” J-End tertegun. Hidungnya menyesap sesuatu yang kuno dari sejarah tua Slavidion.
1013.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 551 Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Ia bahkan mulai memasak makanan kesukaannya, bukan hanya sesuai selera nenek. Proses penerbitan buku puisinya menjadi semacam terapi. Menyeleksi puisi, menyusun urutannya, mendiskusikan desain sampul dengan penyunting—semua aktivitas baru itu membuktikan padanya bahwa ia masih bisa membuat keputusan, masih memiliki suara, dan bahwa suaranya layak untuk didengar.
866 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
MENDADAK JADI ISTRI TUAN MAFIA

MENDADAK JADI ISTRI TUAN MAFIA

Di tengah ruangan, ada meja baca besar dari kayu mahoni, dengan lampu belajar berwarna hijau yang masih menyala—seperti seseorang baru saja meninggalkannya. Arin melangkah masuk, matanya menjelajahi setiap sudut. Jari-jarinya menyusuri punggung-punggung buku, membaca judul-judul yang kebanyakan dalam bahasa asing. Latin, Prancis, Jerman. Beberapa dalam bahasa Italia. Di rak paling bawah, ia menemukan koleksi puisi. Di rak atas, ensiklopedia dan buku-buku filsafat. "Ternyata kau menemukan perpustakaanku."
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 36 Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI

MENJADI ISTRI PENGGANTI UNTUK TUAN ADIPATI

Sekilas mirip seperti kata kata yang dikutip dari puisi namun sebenarnya menunjukkan tempat yang sesungguhnya. Tunggu sebentar! Puisi? Mungkinkah dirinya salah mengira? Ini benar benar puisi? Xu Qingyu pun langsung membalik buku buku itu dan membaca tulisan di atasnya. Pada saat itu mata Xu Qingyu pun langsung membelalak dan dirinya berlari keluar untuk menyusul Ling Shang.
108.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 226 Beses bilang ibuku puisi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status