Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

Dipaksa Nikah (Mencintai Istri Abdi Negara)

"Siapa yang mengajarimu membaca puisi? Hem?" "Mama." "Mama?" Kening Purnomo mengernyit. "Iya. Aku selalu membaca puisi-puisi buatan Mama." "Oh, ya? Memang Mama sering membuat puisi?" Purnomo menatap tak percaya. Ara mengangguk cepat. "Iya. Kata Mama itu puisi lama. Tapi ... syairnya kebanyakan tentang kesedihan. Aku nggak tahu maksudnya apa. Tapi bagus," celotehnya.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as ibuku puisi
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kalimat yang kutulis ringkas, padat, dan menusuk: Aku adalah puisi yang hanya bisa dibaca, Bukan untuk disentuh jari-jari dunia. Namaku: Harga Diri. Tempatku: Keheningan yang sunyi. Di sinilah aku, tak bertamu, tak menemui. "Ck.. ck.. Aku kira puisi dahsyat apa, ternyata cuma begitu? Biasa saja," cibir Bonaga sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ia tampak cemas, takut kalau-kalau puisi sesingkat itu akan ditolak mentah-mentah dan membuat kami jadi bahan tertawaan seisi ruangan.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as ibuku puisi
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Setelah itu, dia baru menyadari bahwa bukan hanya tulisannya yang bagus, tetapi karya puisinya juga sangat baik. [ Pohon-pohon tinggi di hutan, rumput merambat di istana, burung gagak di kuil. ] [ Beberapa pondok sederhana, mengoleksi puluhan ribu buku, menuju rumah tua desa. ] Setelah membaca puisi yang ditulis oleh wanita itu, Wira terlihat kagum dan segera memandangnya dengan penasaran. Usai menulis, wanita itu segera beralih ke puisi berikutnya. Setelah hanya meliriknya sekilas dan berpikir sejenak, dia langsung mulai menulis puisi baru.
96.2M viewsCompletedAdded to Library 159.9K Times as ibuku puisi
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
Suami Kiriman Bikin Nyaman

Suami Kiriman Bikin Nyaman

Inilah yang aku harapkan. Sekarang aku kembali ke kamar. Membereskan barang-barang dan menatanya. Saat membuka laci nakas yang biasanya Bapak pakai, aku mengernyit mendapati buku ukuran kecil. Tertulis Khalil Gibran. Ya, Bapak selain menyukai bacaan fiksi, dia juga menyukai puisi. Pernah aku bertanya. "Bapak, kenapa suka baca novel?" Dalam pikiranku dulu aneh seorang laki-laki menyukai buku cerita, biasanya wanita yang candu dengan novel.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as ibuku puisi
Read
+Library
KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

Arash yang masih mengantuk hanya bisa menguap, namun ia tetap menghampiri Fatta. "Apa yang kamu temukan paman?" tanya Arash. "Buku puisi, aku ingat kalau dulu ayahmu sering memberikan Alan berbagai macam buku dan ternyata ada buku kumpulan puisi di dalamnya." jelas Fatta, mendengar itu membuat Arash yang tadinya ngantuk kembali merasa segar. Jika memiliki buku kumpulan puisi, maka akan mudah bagi Arash masuk ke dalam lomba yang diadakan di dalam kerajaan.
1023.0K viewsCompletedAdded to Library 460 Times as ibuku puisi
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Ini adalah surat. Surat untuk Nuri. Tapi bukan surat biasa. Ini adalah puisi. Aku menggali ingatanku ke belakang, ke folder-folder lama di kepalaku yang berdebu. Dulu, saat aku masih menjadi Ivan Sandlers, penulis roman laris, aku menulis puluhan puisi yang tidak pernah terbit. Puisi-puisi itu terlalu gelap untuk penerbit. Terlalu kasar untuk pembaca wanita yang mencari pelarian manis.
869 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as ibuku puisi
Read
+Library
Perpustakaan Tengah Malam

Perpustakaan Tengah Malam

**** Di sebuah kota kecil yang tenang, terdapat sebuah perpustakaan tua yang penuh dengan misteri. Namanya Perpustakaan Tengah Malam, dan seperti namanya, perpustakaan ini hanya buka dari tengah malam hingga subuh. Hanya sedikit orang yang tahu tentang keberadaannya, dan mereka yang pernah mengunjunginya mengatakan bahwa perpustakaan ini memiliki koleksi buku-buku yang tidak dapat ditemukan di tempat lain.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as ibuku puisi
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

"Terkadang aku merasa sama. Ada seseorang, pemilik toko buku. Dulu dia memberitahu bahwa ada buku yang menunjukan fakta menarik, jika IQ kamu di atas rata-rata...Maka hidupmu akan sangat susah." "Aku pernah berpikir aku akan lebih bahagia jika aku lebih bodoh." Jelas kau mulai letih dan mengantuk. Kau bicara sambil menyenderkan kepalamu. Tentu saja aku biarkan, aku menikmati malam ini. "Kalau begitu dunia tidak akan pernah mendengar puisi kamu," sahutku. Kau kaget dan terbangun. "Bagaimana kau bisa tahu aku menulis puisi?"
105.4K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as ibuku puisi
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Salma tercengang. 2. Paragraf yang Menolak Ditempatkan Di perpustakaan utama, Faris sedang menyusun ulang kitab-kitab yang rusak saat mereka meninggalkan pesantren dulu. Tapi ada satu buku yang terus memantul dari rak. Setiap kali ia letakkan di bagian "Hadis", buku itu meloncat ke bagian "Puisi". Faris membuka halaman pertamanya. Tertulis di sana:
2.7K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as ibuku puisi
Read
+Library
Tipu Daya Pacar Ibuku

Tipu Daya Pacar Ibuku

“James, aku belum tanya padamu. Kok… kok kamu bisa tahu Karina punya air susu?” Gerakan Om James menjadi lebih keras. “Tentu saja… aku menebaknya. Payudara Karina begitu besar, jelas menurun darimu. Pasti lebih nikmat kalau digenggam!” Ibu merengek manja, “Dasar nakal~ Cukup tiduri aku saja, jangan berani-berani menyentuh putriku.” Percakapan yang vulgar itu membuat wajahku memerah. Aku tidak menyangka, ibu yang biasanya anggun dan lembut bisa mengucapkan kata-kata seperti itu.
9.5K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as ibuku puisi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status