Pernikahan Yang Sempurna
'Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan sembilan, sepuluh.
Dan seterusnya. Hana mencium cepat dan terus menghitung dalam hatinya.
Pasha yang menikmati hujanan ciuman di pipinya itu, memejamkan matanya dengan penuh kepuasan.
"Ha..hah.." Sesaat Hana berhenti, menarik nafas kelelahan.
"Pelan-pelan saja, lagipula tidak ada yang mengejar mu.." Pasha menepuk punggung Hana lembut.
Hot Chapters