Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang

Memar di area dada, serta beberapa luka masih membekas. Matanya mulai nanar namun ia berusaha keras menghentikan. Ia memundurkan tubuh mungilnya, tubuh yang ia rawat dengan baik malah rela ia biarkan dirusak Aston bahkan tak sungkan pria itu menyakiti tanpa ampun. Tubuh yang hanya dibalut bra dan celana dalam semakin memperlihatkan lekuk tubuh dengan perut mulai membuncit.
1022.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

saranku pada wanita yang tengah jongkok menahan mulas di perut. "Dari tadi kek bilang gitu!" sambar Tania ketus. Wanita itu lekas melangkah cepat menuju kamarku di atas. Meninggalkan aku yang terkesiap mendapat tanggapan kasar darinya. Dasar wanita tidak punya akhlak. Bukannya terima kasih sudah aku izinkan memakai kamar mandi pribadi, malah jutek. Tahu gitu tadi mending tidak usah. Biar saja dia tersiksa karena menahan hajatnya.
1057.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

Bukan cuma Hendrata yang merasa lelah dan lemas, liliana pun merasakan rasa lemas yang teramat dalam, tubuhnya masih merasakan kesakitan, dia tidak berdaya bahkan untuk sekedar mengenakan pakaiannya. "Kamu kasar Hendrata. Aku benci sama kamu, aku tidak mau lagi sama kamu, mulai detik ini aku tidak mau kamu sentuh lagi. Aku tidak mau kamu perlakukan sampai sehina ini, aku bukan pelacur yang bisa kapan saja kamu sentuh. Aku tidak mau kamu terus-menerus menganggap aku sebagai wanita yang bisa kapan saja kamu pakai," ungkap Liliana dengan tangisannya, gadis itu menangis dengan begitu lirih, karena Hendrata menyentuhnya dengan sangat kasar seperti tadi.
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
Pekerjaan Tidak Senonoh

Pekerjaan Tidak Senonoh

Benarkah pria ini yang dulu pernah membuat jantungku berdebar kencang? Pikiranku tanpa sadar melayang kembali ke kejadian di rumah Rivaldi sore tadi. Kemejanya yang rapi tanpa celah, garis otot tubuhnya yang proporsional, serta godaannya yang berani dan tidak tahu malu …. Pipiku pun mulai kembali terasa panas. "Wina!" Aku menepuk pipiku keras-keras. "Kamu sudah gila?"
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

racau Erik. Desahan dan peluh keringat membasahi tubuh kedua pasangan yang tidak halal itu. Mereka seakan tidak perduli dengan dosa bahkan dengan orang yang mereka sakiti. Mata dan hati mereka sudah tertutup oleh hasrat yang menggebu. Tubuh mereka menegang dan erangan panjang terdengar saat mereka mencapai puncak kenikmatan dari permainan. "Pak, apakah setelah ini kamu akan meninggalkan ku," tanya Anna yang masih berada dalam pelukan Erik.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

gumam Yoga seakan bersorak gembira. Ceklek Erick membuka pintu berwarna coklat mengkilap dan terlihatlah sosok seorang perempuan yang tengah duduk di bibir ranjang dengan kaki yang dibiarkan menyentuh lantai. Wajahnya begitu pucat, tatapan matanya redup dan badannya begitu kurus. Ada rasa bahagia bercampur sedih yang merajai hati Yoga. Bahagia karena dapat bertemu Agatha dan sedih karena melihat keadaannya yang mengkhawatirkan.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
FORBIDDEN SCANDAL

FORBIDDEN SCANDAL

Sangat jelas, seperti suara Alex. “Tuh, kan. Papa kalian mandi. Maklum, kami kan sedang berbulan madu. Jadi, yaaa… begitu deh. Sering-sering mandi,” papar perempuan itu di hadapan anak-anakku dengan rasa yang tak tahu malu. Dengan gaya bicara yang meliuk-liuk, mencoba memamerkan kemanjaannya yang justru membuat kami menjadi muak dan jijik.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Dia menatap tubuhku dengan pandangan yang sangat bernafsu. Dia mengeluarkan alat kelaminnya dan menyerbu ke arahku. ‘TIDAK!’ Aku berteriak putus asa. Tubuh Leon terus naik dan turun di atasku. Meski aku tak bisa merasakannya, aku merasa sangat terhina melihat dia melecehkan tubuhku tapi aku tidak bisa melawan.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Setidaknya mahluk ini masih memiliki moralitas dengan setitik kejujuran disana, tapi kesan Kaizen padanya masih seperti saat dia bertemu Lucia Gray "Kalau begitu bisa tolong lepaskan?" "Kenapa?" "Ini pelecehan seksual." Dia menatap Kaizen penuh tanda tanya "Apa itu?" Kaizen memutar bola matanya "Kau menyentuhku tanpa izin dan membuatku tidak nyaman, itu bisa disebut sebagai pelecehan seksual. Jadi, lepaskan." "Tidak akan lari?" "Tidak, selama tak ada yang terjadi."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dosa

Cinta dan Dosa

Dia berjalan kearah meja rias hanya dengan menggunakan tanktop. Tanda merah itu, kini semakin banyak berada di lehernya. Dan jangan lupakan pundak serta dada gadis itu. Bisma benar-benar telah melecehkan dirinya. “Aku benar-benar perempuan murahan.” Melati menutup wajahnya, dia kembali teringat bagaimana Sinta beserta teman-temannya menghina dirinya. Dan kini, semua itu benar adanya.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai indecent
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status