LORO
bisik dokter pelan, membuat gadis kecil di depannya mengangguk semangat dan memperhatikan tangan wanita yang memutar sesuatu di antara selang membuat tetesan infus lebih cepat menetes.
"Dokter akan datang lagi saat jam sudah menunjuk angka 8 dan melepas ini," ucap wanita itu tersenyum meski matanya tampak berbeda, melihat bekas tangan yang begitu jelas dipipi Arimbi yang lalu diusapnya pelan.
"Anak pintar, jangan lupa habiskan sarapanmu, ok?" ucap dokter yang dijawab anggukan oleh Arimbi.
Bab Populer