Sampai Kau Ingat Aku
Sop buntut yang uapnya mengepul panas, ikan bakar, tempe tahu goreng, sambal ijo yang segar, serta lalapan yang dipetik langsung dari kebun samping rumah.
“Silakan, Zea, Dimas. Jangan sungkan, anggap saja rumah sendiri,” ujar Ibra hangat.
Ia lalu mengambilkan nasi untuk Zea terlebih dahulu, sebuah gestur sederhana yang membuat Dimas melirik jahil ke arah sahabatnya.
Zea tersenyum canggung. “Terima kasih, Mas Ibra. Ini... keliatannya enak sekali.”
Bab Populer