Wanita Kedua
kata Vanya dengan berang, wanita itu bahkan berkata dengan histeris, membuat Dina maupun Angga terkejut, mungkin inilah sifat asli wanita itu.
"Aku tahu, itu hal yang sudah aku tahu, jadi kamu tak perlu repot memberitahu," jawab Dina tenang. "Seperti katamu, wanita miskin sepertiku tentu saja sangat terhormat mendapatkan kedudukan sebagai istri sah, meski aku harus menjadi pengasuh anak, kamu tahu kenapa? Karena aku menyayangi anak-anak itu tulus, dan posisi istri dan ibu adalah posisi yang sangat terhormat daripada wanita yang katanya terhormat tapi hanya berakhir sebagai selingkuhan saja."
Hot Chapters