My Boss My Enemy
Kallica yang berbicara, dia yang sesak napas.
"Bernapas Kallica," kata Buk Adek geli.
"Saya hanya belum siap saja dapat bos yang baru, Bu. Kalau ada bos baru semuanya dimulai dari nol lagi kayak pom bensin. Belum lagi memahami karakternya, apa yang dia suka, melihat mood dan tensinya. Karena umur saya sudah lanjut, sulit bagi saya mengingat semua yang hal baru," tutur Kallica berceloteh tanpa memikirkan titik koma.
Hot Chapters