KUBELI KESOMBONGAN IPARKU
Lalu melajukan mobilnya lagi.
Kemudian, di sepanjang jalan, aku hanya menyorotnya, wajahnya terlihat datar, mungkin banyak pikiran berkecamuk di kepalanya. Tiba-tiba ponselku berdering. Panggilan masuk dari kantor polisi. Aku segera mengangkat telepon.
"Halo, selamat pagi, Pak," ucapku lebih dulu.
"Pagi, Nilam, ini aku loh, kakak iparmu yang cantik dan hebat." Astaga, ternyata Mbak Dila, mau apa lagi wanita culas itu?
Bersambung