Tuan Sutradara Dan Nona Aktris
“Kamu tahu sendiri. Namanya saja dunia hiburan. Semua serba drama. Apa yang dilihat masyarakat bukanlah kami yang sesungguhnya. Kamu lihat aku, aku nggak berubah, Tris. Aku tetap suka bersepeda gunung jatuh bangun dan penuh lumpur. Aku masih senang berjalan-jalan ke pasar tradisonal hanya untuk mencari kaos unik dengan harga terjangkau. Aku masih suka makan di pinggir jalan. Tapi yang harus kutampilkan di layar kaca, di media, bukan aku yang seperti itu.”
Saat itu Tristan mengangguk tampak mengerti.
“Aku bisa memahami apa yang kamu rasakan, Ra. Imej selalu cantik dan terawat membuatmu terkadang merasa kehilangan jati diri,” komentar Tristan.
“Tepat sekali. Livia manajerku itu, makin lama jug
Hot Chapters