Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kamar 2A

Kamar 2A

Rara pindah ke kosan murah setelah gajinya dipotong. Kosan itu sepi, harga sewanya setengah dari tempat lain. Tiap malam jam 02.00 tepat, seseorang mengetuk pintunya sambil menyebut namanya dengan suara berbisik. Awalnya Rara mengira itu tetangga iseng. Tapi suara itu makin jelas… makin dekat… dan mulai memanggil dari dalam kamar. Rara mencoba pergi, tapi kosan itu memiliki aturan yang tidak boleh dilanggar—aturan yang bahkan pemilik kos sendiri tak berani jelaskan. Begitu Rara melanggar satu aturan kecil, ia membuka sesuatu yang seharusnya tetap terkunci. Kamar 2A memanggilnya. Dan ia tidak sendirian di sana.
405 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Sang Ratu Tersembunyi

Sang Ratu Tersembunyi

Pernikahannya tinggal setengah jam lagi, tapi asisten tunanganku, wanita ini, baru saja menyerahkan selembar kertas padaku. Aturan nomor satu. Tidak boleh ada kontak fisik dengannya di luar, kecuali dia secara langsung mengizinkannya. Aturan nomor dua. Keintiman hanya boleh terjadi jika dia yang memulainya. Aku wajib memenuhi hasratnya setidaknya sekali dalam sebulan. Aturan nomor tiga. Dia bisa menuntut haknya kapan saja, di mana saja, dan aku tidak boleh menolak. ... Setelah aku selesai membaca seluruh kontrak dua halaman ini, aku harus berjuang keras mempertahankan senyum di wajahku. Menelan amarah yang membara di dalam perutku, aku menelepon tunanganku. "Alex, ini apaan sih?" "Apa maksudnya dengan kalimat kalau mempelai pria memiliki anak, mempelai wanita wajib membesarkannya, tanpa memedulikan siapa ibunya?"
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Tuan Dominic

Istri Cantik Tuan Dominic

Yuanitaaw (Ig: _Yuanitaaw)
"Sedang apa kau di ranjangku?!!!" Serena membuka matanya perlahan dan menyadari jika matahari pagi menyinari tubuhnya. Ia mengucek matanya yang masih asing dengan pantulan matahari. Senyumnya mendadak hilang ketika mendengar teriakan yang begitu keras di sampingnya. "Hei. Apa yang sedang kau lakukan di atas ranjangku?!" Serena menoleh ke samping dan menyadari jika sesosok tubuh besar sedang setengah berbaring di atas tempat tidur yang sama dengannya. Hal itu membuat Serena berjingkat. "Tu... Tuan Dominic! Sedang apa anda di sini?!" tanyanya kaget. Yang ditanya hanya bisa mengepalkan tangan. "Hei, Jalang. Seharusnya aku yang bertanya sedang apa kau di sini?!!" Serena bergeser hingga ujung tempat tidur begitu menyadari jika Mr Dominic tidak memakai sehelai baju pun dalam selimut tebal itu. Buru-buru Serena mengintip tubuhnya sendiri yang terbungkus selimut tebal itu. Dan betapa kaget dirinya ketika ia mendapati fakta jika ia juga sama tidak berpakaiannya dengan pria itu. Shittt! Apa yang sudah mereka lakukan semalam?!
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Alasan Lembur Suamiku Setiap Malam

Alasan Lembur Suamiku Setiap Malam

Dania dan kedua anaknya memergoki suaminya yang selalu pergi pagi pulang pagi dengan alasan sibuk, ternyata dia malah makan di restoran besar dengan seorang wanita dan anak-anak yang entah anak siapa dalam waktu yang lama.
1045.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 998 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

whip
Wira menumpang kereta komuter yang sama setiap pagi dan malam. Setiap hari dia melintas melewati hamparan rumah pinggiran Jakarta yang seragam, kumuh berhimpitan. Mirip dengan kehidupan terkininya.Hingga amanat mendiang gurunya yang lama tercampakkan mulai menyeretnya dalam kelindan fana takdir, mengaduknya dalam pusaran konflik nirbatas antara para Aeternum. Manusia setengah dewa yang abadi dan gemar saling membunuh dengan cara yang paling primitif, dengan berduel.Wira sendiri adalah seorang Aeternum. Bukan diampu takdir seperti Aeternum lain, melainkan warisan. Apa yang bermula sebagai upaya untuk bertahan hidup, menjadi keharusan yang mendesak.Terdampar di tengah bahaya, hasrat, dan kekerasan yang melingkupinya, Wira sadar jika satu-satunya jalan adalah menjadi yang terkuat di antara para Aeternum. Demi dirinya dan orang-orang terdekat yang kian laun ikut terseret bersamanya.Karena pada akhirnya, hanya ada satu orang yang boleh hidup.***PS.Hai, Terima Kasih! Hanya itu yang bisa saya haturkan untuk teman-teman pembaca yang sudah mensubscribe, mereview, termasuk berkomentar. Itu, serta upaya untuk menulis dengan 'passion' dan bersungguh-sungguh, dalam keterbatasan saya sebagai penulis pemula. Terima Kasih sudah ikut bergabung dalam perjalanan Wira.
9.935.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Dua Hati, Satu Kehancuran

Dua Hati, Satu Kehancuran

Setengah bulan sebelum pernikahan, aku dan Radit mengalami pertengkaran hebat. Penyebabnya? Sederhana saja, dia ingin memiliki anak dengan putri profesor pembimbingnya. “Aku dan dia hanya akan melakukan bayi tabung, bukan benar-benar ada hubungan apa pun. Profesorku sedang sakit parah, dan harapan terbesarnya adalah melihat Lisa punya seseorang yang bisa diandalkan di masa depan!” Radit mengatakannya dengan begitu enteng, tapi aku merasakan dingin menjalar ke seluruh tubuhku. “Kita akan menikah dalam setengah bulan lagi, tapi kau malah ingin punya anak dengan wanita lain. Menurutmu itu nggak keterlaluan?” Melihat punggungnya yang menghilang di balik pintu yang dibantingnya keras-keras, aku membuka ponsel dan menulis sebuah status. [ Setengah bulan lagi menikah, tapi ingin ganti pengantin pria. Ada yang berminat? ]
27.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 848 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Seratus Kali Janji Palsu

Seratus Kali Janji Palsu

Hari pendaftaran pernikahan, aku menunggu di Kantor Catatan Sipil sejak pagi hingga langit gelap. Sementara itu, pacarku Soni malah menemani cinta pertamanya naik gunung. Aku meneleponnya belasan kali, tapi semuanya ditolak. Sampai telepon ke-20 baru dia mengangkat. "Sehari nggak ketemu aku saja kamu harus menelepon puluhan kali, mau nyawa aku diambil, ya? Kamu sebenarnya segitu kekurangan lelaki, ya?" "Yeni lagi nggak enak badan, jantungnya kambuh. Aku harus jagain dia di rumah sakit. Urusan nikah, lain kali saja." Sepuluh tahun bersama, ini sudah ke-100 kalinya Soni meninggalkanku sendirian di depan Kantor Catatan Sipil demi perempuan itu. Untuk ke-101 kalinya, dia hanya meninggalkan pesan. [Sayang, jam sepuluh ketemu di Kantor Catatan Sipil.] Aku menahan tawa dingin, mengabaikan pesannya, lalu melangkah naik ke pesawat menuju luar negeri. Soni, kali ini aku tidak akan memilihmu lagi. Pria yang biasanya selalu terlihat tenang itu, begitu tahu aku pergi, benar-benar kehilangan kendali menggila.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Sudah lima tahun menikah, tiba-tiba cinta pertama suamiku mengunggah foto sertifikat rumah di instagram. Dia menulis, "Terima kasih Kak Boni sudah memindahkan kepemilikan rumah ini untukku." Aku terkejut melihat alamat di sertifikat itu adalah rumah kami, jadi aku memberikan komentar, "?" Tak lama kemudian, suamiku langsung meneleponku dengan nada marah, "Dia itu ibu tunggal, kasihan sekali. Aku hanya memindahkan kepemilikan rumah supaya anaknya bisa lebih mudah untuk daftar sekolah nantinya. Itu nggak akan mengganggu tempat tinggal kita!" "Kenapa kamu nggak punya hati nurani? Masa nggak bisa sedikit bersimpati?" Di balik telepon, terdengar suara tangisan lembut dari cinta pertamanya. Setengah jam kemudian, cinta pertamanya mengunggah lagi, kali ini menandai aku di unggahannya. Dia memamerkan sebuah mobil mewah seharga dua miliar, lengkap dengan catatan, "Dibayar lunas, seperti kata pepatah, pria yang mencintaimu akan rela menghabiskan uang untukmu." Aku tahu itu hadiah dari suamiku untuk menenangkannya. Tapi kali ini, aku sudah memutuskan untuk bercerai. Bukankah hanya memberinya sertifikat rumah?
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Rahasia Memalukan Bersama Ayah Muridku

Di tengah padatnya jam sibuk pagi hari di dalam kereta, dengan mata yang memerah, aku terdesak oleh lautan manusia hingga ke sudut gerbong dan ikut terhuyung mengikuti laju kereta. Sosok tubuh pria yang terasa hangat menempel begitu erat di tubuhku, sementara hembusan napasnya sesekali terasa menyapu lembut di telingaku. Yang lebih parahnya lagi, aku bisa merasakan dengan sangat jelas sebuah benda keras yang terhalang oleh kain rok tipisku, berulang kali bergesekan dan membentur area sensitifku. Benturan itu membuat kakiku terasa lemas. Gemetar reflek dari tubuhku tampaknya malah memicu desahan napas tertahan dari pria itu, yang perlahan mulai meruntuhkan akal sehatku. Awalnya kupikir, begitu melangkah keluar dari gerbong itu, perasaan yang membuatku hilang kendali ini bisa kutinggalkan sepenuhnya di masa lalu. Namun, semua berubah ketika pria itu kembali muncul di hadapanku dan mulai berbicara dengan suaranya yang serak. Barulah aku menyadari, sejak mencicipi momen yang begitu mendebarkan, sepertinya diriku tak bisa lagi benar-benar lepas darinya.
858 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai jam setengah 8 pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1617181920
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status