RINDU MENJANDA
tanyaku memastikan.
"Ada, Mbak," jawab pelayan itu singkat.
"Oke, minumnya jus alpukat tapi jangan pake susu. Terus, pempek dicampur ya. Pempek telor, adaan, kulit, sama lenjer, masukin satu piring agak lebar saja," pintaku panjang lebar.
Memang, aku sudah lama tak makan pempek berbagai varian itu. Apalagi dicelupkan di cuka kental. Uh! Air liurku hampir saja tumpah membayangkannya.
Chapitres populaires