Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

Dia merasa terinspirasi dan bertekad untuk mengikuti jejak mereka. Dengan tatapan yang penuh kekaguman dari semua orang di ruangan itu, Jendral Valdo melanjutkan pidatonya dengan penuh semangat. Dia berbicara tentang pentingnya persatuan dan kerja keras dalam mencapai kemerdekaan. Dia menekankan bahwa setiap individu memiliki peran dalam membangun negara, tidak peduli seberapa kecil perannya.
9.7108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

“Aku janji. Aku janji, Sayang. Aku akan selalu ada di sisimu.” Janji itu bukan seperti janji Reve yang penuh syarat dan akhirnya terpatahkan. Janji itu adalah janji yang lahir dari pengorbanan dan pilihan sadar. Argo tahu betul beban yang dia pikul, dan dia memilih untuk tetap berada di sana.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Lima huruf yang seharusnya sakral artinya. "Keira, meskipun terlambat dan sudah tidak ada artinya, saya ingin meminta maaf kepadamu. Maaf atas semua tingkah tidak manusiawi saya yang sudah tidak bisa saja jabarkan lagi saking banyaknya. Sebagai tanda keseriusan maaf saya, saya berjanji bahwa saya akan segera membebaskan kamu. Saya akan menyerahkan masalah perceraian kita ini pada Pak Satya. Saya tidak akan menghadiri sidang lagi. Saya akan membebaskan kamu sebebas-bebasnya. Saya juga tidak akan menuntut soal hak asuh Dhira. Semuanya akan saya serahkan kepadamu." Panji berdiri dan tiba-tiba saja menghampiri Rasya.
1091.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Li Zhen: "Aku berjanji, demi desaku dan setiap jiwa yang telah lama menderita, aku akan terus berjuang. Pengorbanan kita adalah bagian dari takdir yang harus kita penuhi. Kita akan gunakan kekuatan yang baru bangkit ini untuk menggulingkan kezaliman dan mengembalikan keadilan."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Pilihan

Di Antara Dua Pilihan

Kecupan ringan mendarat di punggung tangan Dhara dengan tatapan teduh, bahkan melebihi milik Langit. “Saya janji tidak akan tinggalkan kamu walaupun kamu mau. Kamu akan selalu jadi milik saya dan hidup bahagia.” Ini adalah janji Keenan pada Dhara yang juga ia ucapkan di depan penghulu dan semua tamu undangan yang merupakan keluarga besar Wijaya, serta Amir Dirgantara yang hanya ditemani sahabatnya-ayahnya Langit.
861 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Janji Kedua

Janji Kedua

“Aku punya janji setelah kamu meninggalkanku. Pertama aku akan menunggu hari pertemuan kita lagi dan tidak menyukai perempuan lain. Berapa lama pun itu, aku tidak keberatan.” “Dan yang kedua?” Ocean tertarik untuk mengetahuinya. “Janji keduaku ... begitu kita bertemu maka aku akan menjadikanmu istriku selamanya.” Senyum Ocean langsung mengembang. Rasa haru menyelinap dalam hatinya dan cintanya mengembang semakin besar. “Mencintaimu, Sam. Ayo tidur!” ajak Ocean. Dia mematikan lampu nakas dan kembali memeluk kepala Satrio di dadanya. Suaminya benar-benar anugerah terindah untuknya.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 476 kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
KEMERDEKAAN UNTUK GIANDRA

KEMERDEKAAN UNTUK GIANDRA

Daerah pertama adalah desa yang berada di Kabupaten Mebel. Rumah yang dikunjungi Pak Presiden dan Pak Wakil Presiden ialah rumah seorang nenek janda berusia tujuh puluh tahun bernama nenek Sri Sartiyem. Nenek Sri adalah nenek sebatang kara yang ditinggal meninggal anak dan suami nya kecelakaan pesawat dua tahun yang lalu. Sebelum pandemic flu manuk menyerang nenek masih kuat bekerja sebagai penjual gethuk lindri dan bubur mutiara, namun sejak pandemi penjualan nenek menurun drastis bahkan sepi pembeli. Pak Presiden berbincang-bincang dengan nenek Sri dengan dialeg bahasa jawa kromo inggil begitu pula dengan Pak Wakil Presiden. Setelah bincang-bincang di rasa cukup, Pak Presiden memberikan ba
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai janji kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status