LEBIH BAIK KITA BERPISAH
Semua berjalan dengan seharusnya, tenang, syahdu dan… menggebu.
Perlahan, bibir kami menyatu, dan aku baru tahu bahwa rasanya memang secandu itu.
"Sejak pertama aku menyadari bahwa aku punya rasa yang sama denganmu, aku hanya bisa berdoa semoga Tuhan menyatukan kita dengan cara yang diinginkannya. Cara yang tidak mengandung dosa didalamnya. I love you."
Biru tersenyum mendengar suaraku.
"Dan kamu, membuatku percaya, bahwa di masa seperti ini, masih ada seorang gadis yang berpegang teguh pada prinsipnya, pada ajaran Tuhannya. I love you too."