Pria yang Tiada Duanya
Iqbal tak memberikan kesempatan Martin untuk bereaksi dengan memberikan tawaran yang menggiurkan bagi keduanya, "Hei kawanku, bagaimana jika aku memberikanmu slot dua mahasiswa untuk kerja praktek di jaya grup."
Martin yang semula iri segera tertawa keras, "Ini sangat tepat waktu! Aku memiliki mahasiswa yang cocok untuk tawaran ini!"
"Aku tahu kawanku yang sangat pintar ini dapat menyadari betapa menggiurkan tawaran ini," Iqbal berseloroh dengan nada main-main, "Namun, kawanku ini tentu tahu aturan mainnya bukan ?"
"Hm!" dengus Martin, "Katakan saja berapa yang kau inginkan kawanku! Mengapa kau masih harus meragukan kawanmu ini!"
Hot Chapters