Luka Hati Istri Yang Ditinggalkan
Kami tak menggelar sebuah pesta, hanya acara tasyakuran biasa, untuk keluarga dan rekan kerja.
Sebuah sesi pemotretan juga sudah aku siapkan, momen bahagia ini harus di abadikan bukan? Sedemikian rupa sang fotografer mengatur gaya, kadang membuat kami tertawa, dan sedikit malu-malu.
"Mba menghadap ke sini, nah. Masnya dekatkan wajah, ya gitu. Sip tahan." Atur sang fotografer, sebuah aba-aba terdengar dalam barisan angka. Kami menurut semua instruksi yang diberikan.
Hot Chapters