Wagiman
ucap Ezza sembari berbisik ditelingaku.
“Yang mana?” tanyaku dengan penasarn.
“Itu yang kemeja kotak-kotak hitam putih,” jawabnya sembari menunjuk.
“Yang itu?” ucapku sembari ikut menujuk.
“Iya,” jawab Ezza singkat.
“Gila bagus juga selera Ezza, cewek yang dia tunjuk lumayan cantik,” batinku dalam hati.
Hmmm.. sepertinya ini sangat rumit, karena cewek yang Ezza suka lumayan cantik jauh diluar perkiraanku. Bahkan mungkin aku sendiri juga pesimis kalau disuruh untuk mendekati dia.
Hot Chapters