Dosen Galakku, Suami Rahasiaku
“Aku ke Jepang selalu untuk urusan bisnis. Makan juga langsung diantar ke kamar.”
“Ah, nggak seru,” cibir Jingga.
Sagara tidak menanggapi. Memang begitulah dirinya setiap melakukan perjalanan bisnis—kalau urusan selesai, ya langsung pulang. Tidak ada waktu untuk jalan-jalan, apalagi kulineran.
Tak butuh waktu lama, mobil mereka akhirnya sampai di hotel.
Begitu masuk kamar, Jingga langsung terpukau dengan pemandangan di balik jendela besar.