MEMATAHKAN SUMPAH IBU
“Kamu bisa kan ikut sahur, ikut buka, dan sepanjang hari kamu menahan lapar dan dahaga sebagaimana seorang yang berpuasa. Namun, yang mengetahui pasti apakah di hari itu kamu benar-benar berpuasa atau tidak, hanya kamu dan Tuhan, bukan?”
Pertanyaan Kak Daniel kembali kusambut dengan anggukan. Benar. Maksudnya, kita bisa mengatakan pada siapa saja atau menampilkan citra diri bahwa kita sedang berpuasa, pada siapa pun di dunia ini. Namun, yang mengetahui pasti kebenarannya hanya diri kita dan Tuhan itu sendiri, bukan? Ini juga sama dengan fenomena yang terjadi saat ini. Di mana para wanita berlomba-lomba mencari filter paling cantik untuk wajahnya. Padahal untuk apa? Mau sebagus apa pun filter
Hot Chapters