Dia yang Terluka
tanya Gio sambil memandangi wajah cantik istrinya yang dipoles dengan make up tipis, sehingga masih terlihat natural.
Nadia terkejut mendengar pertanyaan ayah dari putranya itu, dia tahu kemana arah pertanyaan suaminya itu. Sudah sebulan lebih Gio harus berpuasa menahan hasratnya karena istri tercinta masih dalam masa nifas setelah melahirkan Baby Rio.
"Sebentar lagi," jawab Nadia singkat.
"Aku sabar menunggu."
"Paling, beberapa ... jam lagi."
Kini Gio tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya. Senyum yang terukir indah di bibir Nadia membuat Gio baru yakin apa yang telah mengetarkan gendang telinganya bukanlah sebuah bualan.
Hot Chapters