Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nilakandi

Nilakandi

Kemudian sekali lagi, harum khas yang memabukkan itu menyeruak ke indera sang perindu. Kata Kahlil Gibran, apa yang kita sentuh adalah bagian dari nafsu kita. Mungkin benar, lelaki itu buktinya. Tampaknya ia benar-benar memilih serakah meskipun ia tentu sangat tahu apa konsekuensi atas tindakannya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kabir
Baca
+Pustaka
Kakak Tiri Rasa Pacar

Kakak Tiri Rasa Pacar

Suara lantang dari arah belakang membuat Ryuga mengangkat pandangan dan Shayla menoleh ke sana. “Ngdate sama siapa lo?” Kabir melirik Shayla yang tampangnya melongo bingung. “Ini Shayla …,” kata Ryuga malas-malasan. “Oooh ini adik tirinya Ryu yang cantik itu.” Kabir mengulurkan tangan. “Gue Kabir, sobat bangsulnya Ryu.” “Oooh, ini yang namanya Kabir … om Abraham pernah cerita tentang Kak Kabir sama aku.” Shayla mengatakannya sembari menjabat tangan Kabir.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 996 kali sebagai kabir
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Maranta Karoshi
smua cerita mu kan lead male nd femalenya selalu berakhir dgn skidipapap nih thor.. tp mslhnya 2 tokoh utama di kisah inikan abng adek tiri.. mrk bisa ttp bersatu kah dgn status mrk sperti itu ??? atau malah gak brjodoh (yah males bgt kalo kaya gini kisahnya)
Meilia
jujurly q suka sama bbrpa karya author kayak kisah mama rena sama papa Andra.... jadi q ngikutin sampe crita anak cucunya , cm makin kesini q agk kecewa sama female lead ny, karena dg mudah ny nyerahin mahkota ny cuma karena alasan male lead ny ganteng ..q tau ini fiksi, tp kyk g trima aja ..
Baca Semua Ulasan
Kuranji

Kuranji

kata Pendekar Sabuk Maut sambil menyingkirkan Pendekar Pedang Kilat dari atas tubuhnya. “A–ayo!” Keduanya merangkak kabur tanpa menoleh lagi ke belakang. Kirai membersihkan luka Mahzar dengan sehelai sapu tangan berwarna kuning gading miliknya. Sapu tangan tersebut berhiaskan sulaman seekor burung kuau raja pada salah satu sudutnya. “Isst.” Mahzar meringis menahan perih. “Pakai ini!” kata Kuranji, datang menyodorkan sekantong kecil ramuan herbal kering.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai kabir
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

"Oh, inikah Sang Naga Pertama itu?" Arya Wirabumi tiba-tiba ada di depan pintu istal, berdiri di ambang dengan tangan terlipat di belakang punggung, membiarkan kehadiran masuk lebih dulu sebelum tubuh menyusul. "Aku merasa hanya seperti tumpukan kotoran kuda." "Penghancur Langit Pertama."
556 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kabir
Baca
+Pustaka
Prabu

Prabu

Segera pria yang dipanggil Paman oleh Prabu melakukan penguncian dan memastikan bahwa lawannya telah pingsan. Melihat gurunya sudah tidak sadarkan diri, dua orang murid uang yang tersisa segera mengambil langkah seribu. “Pa-paman hebat sekali! Gerakan apa barusan itu?” teriak Prabu kagum. Wajah pria tersebut yang kini sudah tidak tertutup kain, terlihat jelas. “Hah, tentu saja bodoh. Aku ini kuat dan hebat! Mereka semua bukanlah tandinganku!” ucapnya bangga.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kabir
Baca
+Pustaka
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

pria tua itu justru tersenyum tipis. "Akhirnya..." gumamnya. "Mulai banyak pemain baru." Ia berjalan perlahan kembali ke meja. Tangannya mengambil sebuah bidak catur berwarna hitam. Bidak raja. Ia memutarnya pelan di antara jemarinya. "Lihat ini." Pria di belakangnya ikut mendekat. "Selama bertahun-tahun..." "Permainan ini hanya dimainkan oleh dua kubu."
7.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai kabir
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

Kakaknya cerewet, adiknya malah kayak gitu Rain tak terlalu memikirkan perkataan Fani, ia juga tak berniat untuk lebih dekat dengan Chandra. "Loh Rain, kok ada disini." Tiba-tiba seorang lelaki menyapanya. Rain kaget karena lelaki itu menyapanya secara tiba-tiba. "Siapa?" tanya Rain, ia tak mengenali lelaki yang menyapanya kini. Lelaki itu menggunakan Hoodie dan topi yang membuat wajahnya tidak terlalu terlihat jelas di bawah temaramnya lampu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kabir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status