Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

kata Wirota. “Bangsa mereka keburu meninggalkan Jawa, bahkan di tempat asal merekapun peradaban yang tinggi ini sudah hilang karena banjir besar yang saat itu melanda seluruh bumi. Peradaban lama hilang dan kembali ke peradaban baru yang primitif, mulai lagi dari awal,” ujar Resi Ajiraga. Resi Ajiraga menghela nafas sedih dan melanjutkan ceritanya
1023.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 477 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Di balik kilauannya, Cindi tahu cinta itu sudah busuk dan mati. Meski menyakitkan dan berat, Dia bukan tipe orang yang larut dalam masa lalu. Dia selalu bisa berjalan ke depan dan tidak akan menoleh ke belakang. Beban berat yang selama ini menindihnya, perlahan mulai terangkat dan dibawa pergi oleh angin laut dan ombak. “Terima kasih,” katanya. Hanya dua kata, tapi terasa seberat gunung.
6.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 188 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Semua yang dikatakan neneknya terdengar aneh dan tidak masuk akal. "Meskipun begitu, kemegahan peradaban besar kuno itu seperti meteor. Dengan kata lain, meskipun terang dan menyilaukan, keberadaannya sangat singkat. Seluruh peradaban menghilang begitu saja tanpa jejak pada suatu malam!”
924.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 922.1K Beses bilang kalimat peradaban
Ipakita ang mga Review (23624)
Read
+Library
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Achik Achik
cerita saya suka sangat bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus dan bagus saya suka cerita ini
Basahin ang Lahat ng Review
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

“Jawaban itu bukan untuk dibagikan. Kita akan menemukannya.” Margarethe melepaskan genggamannya. “Jangan seolah ‘kita’ berarti aku berjalan di bawah bayang-bayangmu.” Adelheid mendengus pelan. “Kalau dunia benar-benar terbakar, semoga aku sempat bikin catatan kaki: akhir peradaban, disponsori drama bangsawan.” Dentum keras memecah udara. Kaca jendela pecah.
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 32 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
Iblis Surgawi Turun Gunung Menjadi Ayah Setelah 6000 Tahun

Iblis Surgawi Turun Gunung Menjadi Ayah Setelah 6000 Tahun

Wajahnya tampak agak pucat, dengan perasaan menyesal dan sedikit takut yang jelas terlihat di matanya. Keith Mendes yang tidak bisa menahan keingintahuan akademisnya bersuara dengan nada yang penuh kekaguman dan ketakjubhan, "Ada peradaban yang sangat maju dan terorganisir dengan baik di sana—sesuatu yang belum pernah ditemukan atau didokumentasikan dalam catatan sejarah mana pun." "Mereka memiliki bahasa mereka sendiri yang unik, adat istiadat yang kompleks, dan sistem sosial yang lengkap dan terstruktur dengan sempurna."
9.7438.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 14.9K Beses bilang kalimat peradaban
Ipakita ang mga Review (40)
Read
+Library
RibyNabe
Big applause to Author! ......... Setelah sekian lama merasa hampa sama dunia perwebnovelan, menemukan lagi cerita yang bikin jatuh cinta sama tulisan cantiknya! Aku rasa alur ceritanya pasti ga kalah bagus, walaupun baru baca 5 chp awal? ... Semangat, Author! Sekali lagi shout out to Author!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga dan memiliki bakat yang besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya s
Basahin ang Lahat ng Review
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

“Apakah kamu percaya, Adik Lintang, bahwa suatu hari nanti kita bisa mengukir sebuah peradaban global yang tidak hanya dikuasai oleh angka, tetapi juga oleh kearifan yang dituliskan dalam puisi dan tarian?” Lintang menatapnya dengan mata yang memancarkan kehangatan serta ketulusan, “Saya percaya bahwa peradaban sejati lahir dari pengakuan bahwa setiap bangsa memiliki kekayaan tak terhingga dalam budaya dan nilai. Melalui dialog dan kerjasama, kita dapat menjembatani perbedaan dan mengubah dunia—dari kawasan yang pernah hancur hingga ke puncak-puncak kejayaan yang membentang di langit.”
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

“2020. Hanya satu-dua buku. Selebihnya tidak ada.” Aku berusaha meresapi itu, sebagian karena aku tidak terlalu suka berandai-andai pada peradaban masa lalu yang tidak pernah kurasakan—karena sejauh yang kuinginkan, aku hanya ingin hidup tenang—terlepas bersama peradaban atau tidak. Namun, aku mengerti perasaan Reila. Peradaban memang menggiurkan. “Kara bilang,” kataku, “tiap penghuni di Padang Anushka pasti punya satu motivasi saat perang. Jadi, motivasimu ingin lihat peradaban?”
1019.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 443 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

“Jika kalian hanya memuaskan nafsu malam ini, besok kalian akan kembali bertarung memperebutkan siapa yang paling berhak atas diriku. Kalian akan kembali ke titik nol. Kalian butuh sesuatu yang lebih besar dari sekadar betina. Kalian butuh Peradaban.” Malphas, yang berdiri di kepala ranjang dengan sayap setengah terbuka, menyipitkan mata kuning emasnya. “Peradaban? Jelaskan, Manusia.” “Kalian punya kekuatan, tapi kalian tidak punya tatanan,” Elara bicara dengan nada cepat, menggunakan otoritasnya sebagai kurator yang biasa mengatur struktur. “Aku bisa membangun kota untuk kalian. Kota di mana Suku Serigala, Ular, Harimau, Panther, dan Elang hidup di bawah hukum yang jelas.
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 177 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

“Saya hanya berpikir, kehidupan di sini lebih bergaya klasik. Saya pernah menonton televisi tentang kerajaan-kerajaan masa lampau. dan aku merasa di sini begitu dekat...” “Percayalah, jika kau membawa segala macam barang, gaya hidup, atau pernak-pernik dari duniamu di sini, itu tak akan membantumu. Peradaban di dunia di balik kabut adalah peradaban abad ke-14, waktu mungkin berubah, tapi tidak dengan peradaban di sini. Dulu ada yang membawa peralatan dari duniamu ke sini, seperti alat komunikasi atau barang-barang tak berguna lainnya. Namun hanya dalam hitungan detik semuanya hancur ketika ia berusaha menembus kabut. Entahlah, kurasa dunia ini memang diperuntukkan untuk peradaban yang berlak
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 440 Beses bilang kalimat peradaban
Ipakita ang mga Review (6)
Read
+Library
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Basahin ang Lahat ng Review
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Nadanya tidak keras, tetapi seperti palu yang jatuh dengan stabil, memaku raungan Dosa Asal di tempatnya. “Akumulasi peradaban tidak pernah berupa lingkaran.” Dia melangkah maju, dan ruang putih bersih di bawah kakinya beriak. “Ini adalah pendakian spiral. Bencana bisa menghancurkan kota, tetapi tidak bisa sepenuhnya menghapus pengetahuan dan logika yang tertanam dalam diri kita.”
9.78.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 273 Beses bilang kalimat peradaban
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status