Kesayangan Tuan Elian
"Aku suka makanan Indonesia, yang pedas. Biasanya aku pesan Nasi Goreng Kebuli. Ketik 'Nasi Goreng Kebuli' di sini."
Rinjani mengangguk cepat, mencerna setiap instruksi.
"Kamu juga pilih, apa yang kamu mau. Aku tidak akan memesankan makanan untukmu. Pilih sendiri," ucap Elian, kembali ke keyboard komputernya. Ia tidak peduli Rinjani makan apa, asalkan Rinjani tidak lagi mengganggu konsentrasinya.
Rinjani menatap layar ponsel itu. Pilihan makanan di sana begitu banyak, begitu mewah, begitu asing. Ini adalah kali pertama ia disuruh memilih, bahkan untuk makanan yang ia makan.