Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Reinkarnasi Terakhir Permaisuri 100 abad

Reinkarnasi Terakhir Permaisuri 100 abad

"Kalung ini adalah salah satu pemberian Dewa. Dalam keadaan terdesak kalung ini bisa digunakan sebagai senjata yang paling mematikan." "Namun perjanjianku dengan Dewa selalu memiliki timbal balik. Kalung ini akan berubah menjadi pedang yang dipenuhi dengan kekuatan Dewa. Namun jika aku menggunakan pedang itu di reinkarnasi kehidupan selanjutnya aku akan menjadi putri yang lemah dan tidak mungkin hidup lama." "Jika ingatanku tidak salah, terakhir kali aku menggunakan kalung ini adalah dua kehidupan sebelumnya."
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Mirabilis

Pendekar Pedang Mirabilis

Pedang itu tidak berkarat melewati ribuan musim, tetap berkilau memancarkan cahaya coklat kekuningan. "Kau adalah pewaris pedang kalkolitik! Pendekar sakti dari masa ke masa berusaha mencabut pedang itu, tapi usaha mereka nihil!" Pedang kalkolitik, gumam Banga dalam hati. Namanya terdengar sangat asing. Aku ganti saja namanya supaya familier di telingaku ... pedang mirabilis, sebab aku menemukan pedang ini di antara bunga mirabilis yang biasa digunakan untuk mencuci perabotan di rumah.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

PELAYAN ISTANA PEMUAS TUAN PUTRI

​Ia memilih perlengkapan yang bijaksana: ​Armor Ringan Hitam: Armor kulit yang kuat, tetapi fleksibel, yang memungkinkannya bergerak cepat. ​Pedang Pendek Kael: Pedang yang seimbang dan cepat, senjata yang ia pelajari secara diam-diam di masa mudanya saat menjadi pelayan di gudang senjata. ​Peluit Darurat Raja: Sebuah peluit tembaga kecil, artefak langka yang dirancang untuk menghasilkan frekuensi suara yang dapat didengar Ksatria Kael hingga bermil-mil jauhnya hanya jika Ksatria tersebut berada di pos yang tepat. Ariel tahu peluit itu mungkin tidak akan berfungsi, tetapi itu adalah satu-satunya jaminan cadangan.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Kaisar Pedang Legendaris

Kaisar Pedang Legendaris

ucap Pembawa acara memulai lelang pertama. Ye Fan hanya diam saja melihat pedang yang sedang dilelang, sebab dia tahu betul jika pedang itu hanyalah senjata spiritual, bahkan kualitasnya sangat rendah dibanding senjata yang dia ambil dari Xiao Hong. "Apa saudara Ye tidak tertarik dengan pedang itu?" tanya Hao Ying menatap kearah Ye Fan yang terlihat tidak tertarik dengan pedang tersebut. "Itu hanyalah senjata spiritual saja, dan pedang itu juga bukan milik senior Qian Long" ucap Ye Fan yang seketika membuat Hao Ying terdiam.
810.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Kaisar Pedang Tertinggi

Kaisar Pedang Tertinggi

Balas Zhi Shenzhen "Haa? 6000 koin emas mendapatkan pedang kelas surgawi?" "Hemm kamu tidak ikut Pelelangan jadi tidak tahu. Semua orang menganggap aku bodoh ketika menawar harga pedang usang tak berharga dengan harga segitu. Ya tanpa mereka tahu dibalik pedang usang ada pedang kelas surgawi ini."jelas Zhi Shenzhen yang terlihat banyak sekali bicara hari ini
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Di telapak tangannya yang lebar dan penuh bekas kapalan latihan pedang, tergeletak sebuah kalung yang tampak begitu kontras dengan citranya selama ini. Kalung itu tidak terbuat dari emas murni dengan permata mahal yang dipesan dari pengrajin istana, ia adalah untaian rantai emas halus dengan liontin berbentuk kristal obsidian yang di dalamnya tampak ada pendaran mana yang bergerak-gerak seperti awan badai yang terjebak.
9.821.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Kaisar Penguasa Kegelapan

Kaisar Penguasa Kegelapan

Seekor kalajengking yang berukuran sangat besar tiba-tiba muncul dan dibelakangnya ada sekitar seribu kalajengking lainnya yang berukuran sedikit lebih kecil. Tian Ling kemudian menarik nafas panjang, lalu mengeluarkannya secara perlahan. Dia mendekati pasukan kalajengking yang juga sedang bergerak ke arahnya. Semakin lama, langkah kaki Tian Ling semakin cepat sampai akhirnya berlari dengan kecepatan tinggi sambil mengambil pedang dari punggungnya. Setelah berada dekat dari kerumunan pasukan kalajengking, Tian Ling melompat ke udara, lalu kembali ke tanah sambil bersiap dengan pedangnya. “Pedang Dewa Kehancuran.”
1058.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

kata Haruto sambil menganggukkan kepala, lalu perlahan-lahan menarik pedangnya. Pedang ini bernama Pedang Demon, salah satu dari sepuluh pedang terkenal di Negara Dikara. Panjangnya sekitar 110 cm dan berwarna merah dengan pola bergelombang seperti air di atasnya, terlihat sangat indah. Terutama saat disinari cahaya matahari, pola merah itu seolah-olah hidup dan memancarkan cahaya yang aneh.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112.8K kali sebagai kalung pedang
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Bayang Pedang Cahaya Bulan

Bayang Pedang Cahaya Bulan

Ketika ia mencapai puncak lereng, langkahnya terhenti. Sesosok tubuh sudah berdiri di sana, menunggu di tengah kabut yang mulai menipis oleh cahaya matahari yang baru terbit. Topeng besi menutupi seluruh wajahnya, permukaannya polos tanpa ukiran, tanpa lambang, tanpa tanda apa pun yang bisa mengungkap asal-usulnya. Pedang hitam tergenggam di tangan kanannya, gagangnya identik dengan Pedang Neraka milik Duan Wuya, tapi bilahnya lebih pendek, lebih tebal, seolah senjata itu dibuat untuk menahan benturan yang lebih keras.
10810 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

“Pisau Punggung Emas Bertopang Tiga!” Seseorang berseru, pedang berharga ini adalah salah satu pedang Barang pusaka tingkat Mendalam milik Deng Keluarga , sangat berharga… Tanpa diduga, pedang itu ada di tangan Deneng. Akan tetapi, sebelum seorang pun dapat menanggapi, bilah pedang itu telah mencapai wajah Dewandaru Juna, jaraknya hanya beberapa inci, cukup untuk membelah Dewandaru Juna menjadi dua dalam sekejap!
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai kalung pedang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status