Aku bukan yang Pamanku Mau
Suasananya ramai, penuh suara tawa dan percakapan orang-orang yang berlalu-lalang.
“Raiya,” Rena membuka percakapan sambil menusuk makanannya. “Setelah lulus, kamu mau kuliah di mana?”
Aku terdiam sejenak sebelum menjawab. “Aku belum tahu. Sebenarnya aku ingin melanjutkan belajar di Torobo, karena makam orang tuaku ada di sana. Tapi paman memintaku untuk kuliah di Amelo.”
“Kamu selalu menurut sama pamanmu,” Rena menghela napas. “Dia kan cuma pamanmu. Kenapa kamu sampai seperti itu?”
Bab Populer