Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

Kemudian menaruh lagi ke dalam kardus dan kembali mengambil barang yang lain. “Roti kaleng!” “Siomay!” Malika hanya melongo. Adam terbahak melihat ekspresi Anton dan Malika. “Bakso daging ayam dan sapi!” lanjut Anton. “Banyak sekali. Kira-kira beracun nggak ya?” teriak Malika dari kejauhan. Ia mendekat beberapa langkah. “Haduuh... Bu Lika ini.” Anton menepuk keningnya sendiri. Prihatin dengan sikap Malika yang dirasa agak berlebihan.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Kepentok Cinta Om Cupu

Kepentok Cinta Om Cupu

Kekacauan hari itu terjadi lantaran ulah gadis tengil di depannya. "Terima saja Bang! Kasihan anak orang dianggurin, cantik ini!" "Iya, Bang! Terima saja jarang-jarang loh! Cewek nembak duluan!" Zoya menyunggingkan senyum kemenangan. "Bagaimana, Om? Bisa kita rundingkan sekarang?"
9.16.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Cinta yang Terenggut

Cinta yang Terenggut

Sabar…sabar…, batinnya mengalah. Lalu dengan nada suara tenang, suami Theresia itu menerangkan baik-baik, ”Sayang, dengarkan dulu penjelasanku, ya. Menu burung dara yang kamu minta itu sedang kosong. Jadi aku belikan ayam goreng Kanton yang juga kesukaanmu sebagai gantinya. Kan cara masaknya mirip-mirip, Sayang. Cuma bedanya satu daging burung dara, sedangkan satunya lagi daging ayam. Malah ini dikasih krupuk kecil-kecil yang kamu suka.”
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

Arjuna berkata demikian setelah memakan jeruk yang tadi dia kupas. "Mah, adopsi Ecan juga, dong?" Ecan tak mau kalah. Kini nyengir dengan gigi yang terlihat. "Nggak apa-apa, Can. Papi gue punya kandang beo, nanti lo masuk sana. Biar berantem sama Sonnie terus." "Gue bukan burung." "Emang bukan, siapa yang bilang burung?" "Lah, terus kenapa di taroh di kandang beo?"
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Janji Manis Putra Mahkota

Janji Manis Putra Mahkota

Saat Pangeran Adam sibuk mengumpati saudaranya, selir paling berkuasa milik Pangeran Adam berjalan memasuki istana sambil menenteng sebuah kandang berisi makhluk menyerupai kelinci. Saat kandang itu diletakkan di depannya, Pangeran Adam lantas bertanya, “Hewan apa yang kamu bawa, Chika? Kelihatannya mahal sekali,” tanya Pangeran Adam menyelidik. Chika tersenyum manis, kemudian membuka tutup kandang tanpa memberitahu Adam makhluk apa yang tidur di dalamnya. Chika berkata, “Sebentar lagi hari paskah. Ayo beri keluarga Daniel kejutan, Kelinci Pemakan Daging. Biar istri rendahannya merasakan gigitan malaikat maut kecil ini.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Aku mengeluarkan sesuatu dari dalam tasku. "Ini ada sedikit oleh-oleh dari kami, Mah ! Dodol kentang Kerinci, khas dari daerah Jambi." Aku menyerahkan oleh-oleh kepada mamahnya teh Huma. "Wah, pasti enak nih ! Makasih ya Nak ! bikin repot kalian saja." ucapnya. "Gimana kabar catering nya, Mah ? Lancar-lancar saja kan ? " tanyaku. "Alhamdulillah makin lancar, sekarang cateringnya sudah pindah di sebelah sana, kebetulan rumah itu kosong, jadi kami menyewanya," balas mamah.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 858 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
DENDAM BERKALANG NODA

DENDAM BERKALANG NODA

Kejora kembali meneguk satu gelas minuman, dia terlihat sangat marah dan kecewa namun tertahan di dalam hatinya. Kedua teman Kejora hanya terdiam mendengar beberapa umpatan yang keluar dari mulut Kejora setelahnya, ini adalah hal yang biasa mereka dengar jika teman mereka ini sedang kesal. "Lagian memang tidak tahu diri si brengsek itu ya! Sudah memiliki Istri secantik kamu tapi dia malah masih bersikap dingin begitu, memang minta dihajar itu laki-laki!" sembur kawan Kejora yang lainnya yang menggunakan dress biru tua. Rambut terikat kuda. Kulit putih mulus, badan kurus dan tinggi, ikut mengumpat juga, mungkin dia setengah mabuk karena pengaruh minuman yang di tengaknya sedari tadi.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

"Becanda kok, Dek. Nih, mas bawain buat Dede Utun!" Mas Adry kemudian menyerahkan sesuatu yang membuatku sukses ngiler. Makanan kaleng khusus TNI atau ransum. Makanan yang kuidam-idamkan semenjak mengalami ngidam. "Makasih ya, Mas!" ucapku terharu. "Adek tunggu sebentar ya, Mas panasin dulu!"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG WANITA PENGGODA

DENDAM SANG WANITA PENGGODA

Ini adalah minuman kesayangannya, tapi sepadan jika ditukar dengan kenikmatan yang akan didapat dari gadis itu. Di geladak utama, bagian depan. "Mari kita minum sampai mabuk. Bukankah ini harus dirayakan? Apa yang akan kita jual ke ibukota kali ini, pasti menjadi yang termahal dari apa yang pernah kita jual," ujar Pan, sambil meletakkan kendi itu di atas meja. Tuan Mo dan Chan, yang awalnya sedang bermain kartu langsung tersenyum lebar saat melihat kendi-kendi itu.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Kecantol Cinta Janda

Kecantol Cinta Janda

“Saya hanya ingin balas budi atas sop tulang tadi malam. Tapi saya malah disuruh duduk dan makan.” “Karena Ibu benci dapur berantakan. Dan saya belum cukup percaya buat kasih Om Kiwi pegang wajan,” kata Melon sambil mengunyah. Kiwi tersenyum. “Nggak apa-apa. Saya bisa mulai dari cuci piring. Lama-lama naik level jadi pemegang centong resmi.” Jeruk menunjuk centong di pinggir meja. “Itu centong favorit Ibu. Kalau Om Kiwi bisa pakai itu tanpa dimarahi, berarti Om diterima sepenuhnya.”
10782 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status