Cinderella, Mah, Apa Atuh?
Tidak habis pikir.
Sekarang, laki-laki itu berjalan di samping Cinde dengan gaya cool-lebih tepatnya 'sok' cool. Kedua tangan dimasukkan ke saku celana biru, tak lupa satu tali tas tersampir di bahu kiri. Diulasnya sebuah senyum manis, lantas mulai bersyair, "Sungguh elok gadis di sampingku ini, tiada yang bisa menandingi. Kembang-kembang pun tertunduk layu, cemburu pada rupamu. Duhai Cinderella, sungguh Kanda tak berdaya. Siapatah gerangan sang pangeran berkuda? Sedang, Kanda hanyalah seorang pemuja setia, tak miliki apa-apa selain cinta."
ตอนยอดนิยม