Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ANAK KESAYANGAN IBUKU

ANAK KESAYANGAN IBUKU

Akankah ini sebagai hukuman untuk menggugurkan segala dosa-dosanya? "Tak hanya itu saja, dalam tubuh saudari Kharisma juga ditemukan sel kanker yang sudah mulai tumbuh pada area kewanitaannya tepatnya menyerang area serviks dan leher rahim yang disebut dengan kanker serviks. Meski masih pada tahap stadium 2, namun karena kondisinya demikian drop maka perkembangan sel kanker itu kian cepat." lanjut beliau.
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

ISTRI CERDAS PURA-PURA BODOH

“Sayang, kau jangan ....” “Tolong jangan memotong pembicaraanku. Bicaralah setelah aku selesai berbicara. Kau mengerti?” “Oke.” “Kanker ovarium menjadi hal yang sangat menakutkan bagi wanita di dunia ini. Karena penyakit ini bisa membunuh si penderita kapan saja, makanya disebut dengan silent killer. Itu artinya kapan saja nyawaku bisa melayang karena penyakit ini.”
8.4316.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

Tapi di sini, Arunika tidak memiliki figur seorang ayah, hanya ada para wanita di sini. "mbak sakit dek, cancer mbak kembali, dan sudah menjalar hingga usus, rahim mbak bahkan sudah di angkat tapi perkembangan sel kanker mbak terlalu cepat, dan mbak sadar waktu mbak udah tidak alam lagi, karena pengobatan apapun sudah tidak mempan lagi"
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
My Brilliant Doctor

My Brilliant Doctor

"Terimakasih telah datang di pertemuan pra operasi ini, pasien VIP wanita Ny. A usia 40 tahun dia masuk dengan perikarditis akut setelah menjalani pemeriksaan ia terkena kanker pankreas stadium empat. Sel kanker yang terdeteksi adalah 6cm dan menyerang syaraf dekat pembuluh darah perut." Nick berjalan dan mengganti layar dengan foto usg abdomen. "Apa?! Dia lagi?" gumam Tara lelah. "Dia ingin sekali menjadi direktur di rumah sakit ini entah untuk tujuan apa," bisik Gabriella. "Sebenarnya ia spesialis apa?" Tara menggeleng tak percaya. "Aneurisma 5cm ditemukan di dekat aorta perut jadi, kanker pankreasnya tak bisa di ambil," ujar Nick seraya memainkan sesuatu di jemarinya.
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

Antara mereka berdua pasti punya alasan masing-masing mengapa bisa pindha bersamaan seperti itu. Aku dan Shaniar berusaha mencari informasi secara diam-diam tentang si Lesung Pipi dari orang lain selain teman-temannya. Kami berusaha mencari semuanya sampai akhirnya mendengar gossip dari kakak kelas waktu mengantri dikantin. Si Lesung Pipi pindah ke Bandung bersama orang tuanya karna dia sering absen. Terakhir dia tidak masuk selama seminggu. Nilainya juga tidak bagus karna hal itu. Dia juga sering tertidur di kelas, ketahuan mengubah nilai ujian, dan lain-lain. Lama kelamaan gossip-gossip itu menjadi tidak karuan. Menjadi tidak masuk akal lagi.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Chemistrick

Chemistrick

ucap Vivian dengan mulut terasa pahit. “Bukan kanker payudara, Vi. Tapi kanker serviks, atau disebut juga kanker leher rahim.” Barry menepuk punggung tangan kiri Vivian. “Kata Shinta, kondisi Mama udah parah. Kankernya masuk stadium akhir. Dokter pun udah nyerah. Mama cuma menjalani pengobatan untuk mengurangi rasa sakitnya aja. Mama juga udah menolak untuk dikemoterapi karena nggak ngefek. Papa juga nggak tau kalau Mama pernah atau nggak menjalani kemo. Selama ini, Mama nggak pernah ngomong apa pun kalau lagi sakit. Yang tau cuma Shinta. Tapi karena Mama masuk rumah sakit, Shinta nekat nelepon Papa.”
1017.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Dongeng Zanna

Dongeng Zanna

Marcelia menuturkan awal mula kepahitan hidupnya. "Papa berselingkuh terang-terangan. Bergonta-ganti wanita. Lama kelamaan, mama tidak sanggup menjalaninya lagi, hingga suatu hari mama divonis mengidap kanker stadium empat dan ... beliau tidak mampu melawannya, maaf kalau gua belum cerita mama udah gak ada dari sejak gua kelas dua SMP." Isak tangis terdengar lagi dari mulut Marcel. Zanna tertegun.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Petaka Lingerie Merah

Petaka Lingerie Merah

Lelaki itu menerawang ke langit-langit kamar, seperti tengah membayangkan sosok istrinya yang memang tampak sangat cantik di foto. “Namun, di balik semua itu dia lemah. Sakit-sakitan sejak kami masih sekolah. Semester satu di fakultas ekonomi, dia terdeteksi mengalami kanker ovarium stadium 1B. orangtuanya mengambil alternatif pengangkatan pada kedua ovariumnya, sebab terapi radioaktif dipikir tak bakalan seratus persen efektif dan berisiko menimbulkan sel kanker tumbuh kembali.” Papa menarik napas masygul, kemudian merunduk dengan tatapan yang nanar.
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

"Sayang? Kenapa kamu gak mau ikut mimi kamu?'' tanyaku saat fokus memelih belanja'an. Caca terdiam sejenak dan kembali fokus melihat belanja'anya di rak. "Mimi jahat Ma, Caca dari kecil dibesarkan Pipi. Karna waktu itu Mimi sangat sibuk. Tapi pengorbanan pipi untuk mimi itu dibalas jahat sama mimi. Kata pipi, mimi gantikan Pipi diluar rumah," ujar gadis kecil itu. Bocah yang baru berusia tujuh tahun itu membuat aku terheran Dengan pola pikirnya mungkin karena dia begitu sering melihat ayahnya menderita.
8.668.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

“Kami menduga ini kanker payudara. Ada kemungkinan sudah menyebar ke paru-paru. Kami belum bisa memastikan 100% tanpa biopsi, tapi gejala lemas berat, batuk kronis, pusing, mual, dan penurunan berat badan yang cepat sangat sesuai dengan gambaran itu.” Ibu Nadia langsung menutup mulut dengan tangan, air mata jatuh deras. Rian berdiri tiba-tiba, matanya membelalak. “Kanker? Kak Nadia kena kanker?” Aurelia merasa dunia berputar. Ia memegang dinding untuk menahan tubuhnya. Kanker… Nadia… Nadia sendiri hanya diam, matanya kosong menatap langit-langit. Air mata mengalir pelan di pipinya. “Jadi… aku… mungkin kanker payudara?”
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kanker pipi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status