Karma Sang Penggoda
Laki-laki itu melirikku, dia membungkukkan badan lalu kembali ketempat semula.
"Kamu kenapa, Mas? Kok teriak-teriak?" tanyaku.
"Sakit, Mih. Pipisnya keluar darah," rintih Mas Mahesa yang masih didalam toilet. Aku bergidik ngeri, rasa ngilu menjalar diarea sensitifku. Hiyyy!
Pintu toilet terbuka pelan, wajah lemas bercampur sedih Mas Mahesa menyambut penglihatanku.
Hot Chapters