Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool

MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool

Jikalau tentang malik ia akan selalu menjadi gadis pertama yang harus mendengar segala hal baru tentang remaja jangkung berponi naik itu. Namanya Danita Arabella Putri Kay. Orang memangilnya Danita. Terkadang ada juga yang menyebut gadis berambut pendek dengan ujung sedikit keriting ini dengan sebutan Admin Nita. Admin? Ya! Gadis berkulit cokelat muda dengan mata bulat dan alis tebal melengkung bulan sabit dengan satu titik kecil sebagai penanda di sisi bibir tipisnya itu adalah si admin pendiri forum tak resmi tempat para gadis muda membicarakan agungnya ketampanan dan bakat-bakat luar biasa milik Abian Malik Guinandra.
9.830.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 900 kali sebagai kantin danita
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
tataflw
baru baca bab pertama udah disuguhi adegan uwu. jadi kepengen kan, wkwkwk. novel cantik yang keren dengan tambahan bahasa Inggris yang membuatku belajar bahasa Inggris. gemeshhhhh bangettt intinya. siapapun wajib mampir!!! Malik dan Xena, semangat ya😆❤ kakak author kudu semangat ter000s❤✨
Lefkilavanta
Hai semua. Ini adalah penulis Lefkilavanta. MY STEPBROTHER : Crazy, Sexy, Cool adalah novel pertama aku di GoodNovel. Semoga novel ini bisa mendapat apresiasi baik dari para pembaca baik💜 Terimakasih untuk kehadiran kalian untuk membaca dan meninggalkan review terbaiknya. 💜💜💜
Baca Semua Ulasan
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

katanya santai, sambil menyeruput kopi di warung Mbah Inem. “Kuntilanak... jualan cilok?” tanya Bu Rini, lagi-lagi hampir pingsan. “Betul. Ini kuntilanak urban. Gak lagi gentayangan buat balas dendam. Dia cari penghasilan. Tapi... dengan sistem kontrak jiwa.” — Penelusuran pun dimulai. Malam itu, Pak Satto dan tim kecil (Ucup, Desi, dan Pak Darto penjaga sekolah yang masih trauma tisu) menunggu di pojokan gang tempat gerobak biasanya muncul.
870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Bos, Kita Masih di Kantor!

Bos, Kita Masih di Kantor!

Seperti kata Damian. Saat jam makan siang tiba, Lara memutuskan untuk pergi ke kantin kantor, berharap udara di luar ruang kerja Damian bisa membantunya berpikir jernih. Namun, kantin ternyata bukan tempat yang aman. "Lihat deh, si 'asisten plus-plus' datang," bisik suara yang cukup keras dari meja di pojok kantin.
516 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Cinta Gita

Cinta Gita

ujarku saat menghampirinya. ​"Lumayan, sih," jawabnya manis. "Sebentar, aku bayar minuman dulu." ​Aku menemaninya ke pojok kantin. Mang Juki, penjual minuman di sana, langsung menyapa dengan semangat. "Temennya mbak Gita ya?"
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Pengantin Pesanan

Skandal Cinta Pengantin Pesanan

Kini Glosaria tampak seperti hamparan selimut berwarna jingga yang membuatnya semakin indah dan juga menawan. Sebastian keluar dari mobilnya begitu mereka sampai di tempat tujuan. Ia mengumpat begitu menyadari restoran apa yang mereka datangi. Dari semua tempat yang ada kenapa Kit memutuskan untuk makan di tempai sialan ini? “Apa ini idemu, Kit untuk melakukan pertemuan di tempat ini?” tanyanya geram. Rahangnya terkatup rapat. Kit menunduk, terlihat bingung. “Restoran ini terkenal dengan makanan lautnya dan selain itu tempat ini berada di pusat kota. Apa ada yang salah Sir?”
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Dikontrak Cinta Dosen Duda

Dikontrak Cinta Dosen Duda

Pertanyaan itu datang dari Anggita, saat Kinanti dan dua temannya itu sdang berada di kantin fakultas. Kinanti mengunyah batagornya, kemudian menelannya. “Nggak tahu gue,” katanya. “Nggak ada omongan juga,” perempuan itu mengedikkan bahunya. “Lah? ini gimana deh konsepnya?” komentar Adrian. “Udah manggil sayang, udah nyebut calon istri, tapi masih abu-abu begitu?” tanya lelaki itu heran
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Kawin Kontrak Dengan CEO Dingin

Kawin Kontrak Dengan CEO Dingin

“Jadi, gue nganterin lo dibayar pake Dimsum?” Ramona terkekeh. “Terus lo mau gue bayar pake apa? Pake cium?” Kentara sekali Ramona sedang menggodanya. Davanka mendengkuskan tawa singkat, dia tidak lagi bersuara sampai Ramona menyajikan satu piring besar Dimsum di atas meja bar lalu duduk di stool di sampingnya. Ramona memberikan sumpit kepada Davanka, mereka menikmati Dimsum itu ditemani suasana hening karena hanya ada mereka berdua di rumah yang besar itu.
1086.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM

“Dan pasti in Lo datang tempat waktu, sekitar jam 8 malam!” Sambil mendengarkan perkataan Dina, Anita membaca alamat yang diberikan wanita itu kepadanya. “Klub Canadian?” tanya Anita menaikkan satu alisnya lalu memandang Dina. “Iya. Klub itu ada di Jakarta Utara, dan yang boleh masuk hanyalah orang yang memiliki Member card.” jelas Dina santai, tak terpengaruh oleh tatapan Anita yang memandangnya dengan heran.
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Pria Penakluk

Terjerat Cinta Pria Penakluk

Seperti dia menerima amnesti, pelayan pria itu mundur dengan tergesa-gesa. Namun raut wajah Ryan berubah dingin, "Saya katakan ...... Nona? Nona Exelia saya tidak punya uang untuk Napoli itu atau sesuatu yang Anda pesan, beberapa ratus dolar untuk cangkir itu, saya harus menjual beberapa ribu tusuk sate kambing!”. “Aku akan mentraktirmu.” Dengan alisnya yang menyatu, wanita itu berkata dengan tidak sabar.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
RADINKA

RADINKA

"Kenapa?" "Hah?" Dinka kaget akan Radit yang tiba-tiba bertanya. "Kenapa gak makan? Gak suka kuenya ya?" tanya Radit. Tidak! Bukan itu! Kalau kue ini Dinka benar-benar tidak bisa menolaknya. "Bukan karena itu kok, ini baru mau gue makan," lalu Dinka memakannya satu. Saat Dinka makan, datanglah Nada dan Vania yang baru saja dari kantin, "Radit, ngapain lo ada di tempat gue? Awas ah gue mau duduk," ucap Nada melihat Radit.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai kantin danita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status