Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan perta
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Penantian Sia-sia, Aku Bukan Orangnya

Aku memohon pada suamiku sampai 99 kali, memintanya menemaniku menonton konser Jay. Pada permohonan ke-100 kali, akhirnya dia membeli dua tiket barisan depan. Aku yang sudah berdandan rapi justru dicegat satpam di pintu masuk karena tidak bisa mengeluarkan tiket. Sampai konser bubar, aku juga tidak berhasil menghubunginya. Berita tentang suami dan pacarnya yang memesan lagu "Sunny Day" pada konser Jay masuk ke trending topic. Di lirik "Sunny Day" tidak ada hujan, karena hanya duniaku yang diguyur hujan deras.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
MAS BUCIN, MILIKKU

MAS BUCIN, MILIKKU

"Dari mana?" tanya Gana. "Kamar mandi. Habis cuci muka dan gosok gigi" jawab Sera. "Berarti sudah nggak rasa mangga" ucap Gana. Sera membelalak, menatap cermin, semakin malu melihat wajahnya sendiri. "Ngeselin ih. Udah dibilangin jangan diperjelas" sungut Sera. "Nggak ada. Tadi kamu cuma bilang jangan diperjelas kalau mau minta ciuman" balas Gana. "Ah males" ucap Sera, menelungkupkan ponselnya. Layar Gana menghitam jadinya. Pria itu tertawa terbahak-bahak. Gana night mode, on. "Maaf, saya tidak bahas lagi. Mana wajahnya, Sera?" ucap Gana saat tawanya sudah reda dan tampilan ponselnya tidak kunjung berubah. "Kalau begitu lagi, nggak mau call" Sera mengancam. "Iya. Wajahnya dulu, mana"
567 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Menikahi Luka

Menikahi Luka

Khatulis
Tolong beri aku keadilan! Dinikahkan secara paksa, padahal usiaku masih sangat belia, ahkan impianku belum tergapai. Namun, keadilan bagi gadis miskin sepertiku rasanya lenyap–hanya karena utang orang tua. Aku memiliki suami yang bejat. Perlahan sikapnya membunuh jiwaku. Dia layaknya manusia yang tak memiliki hati. Dipaksa melayani, dimarahi, dimaki, aku sudah terlalu kenyang menyantapnya. Tolong! Beri aku keadilan! Sampai kapan hidup seperti ini? Sampai kapan terus menangis? Aku ini manusia, bukan anjing yang menggonggong tanpa durjana.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
DENDAM GADIS PEWARIS

DENDAM GADIS PEWARIS

"Kapan? Kapan mereka meninggal? Kenapa makam ini tampak sudah lama?" Suaranya sangat rendah, apalagi dengan paduan serak dari deru nafasnya yang tidak beraturan. Pelayan Sisca menghela nafas. "Satu bulan yang lalu, Nona." Amertha terjebak dalam dunia baru milik orang tuanya yang sudah disembunyikan sejak lama, lantas harus menyingkap kematian orang tua yang direncanakan. Namun, dia juga harus terlibat dengan pernikahan bersama salah satu rekan kerjanya untuk mengikuti permainan dunia bisnis yang sangat awam baginya.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Shadow Under The Light

Shadow Under The Light

Mati. Kata itu bakal menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar manusia di muka bumi ini, tetapi tidak untukku.Pertemuan pertama dengannya merupakan kesialan sekaligus keberuntungan bagiku. Aku hidup, tetapi terjerat dalam pesona maut si pembunuh tampan bernama Axel.“Matamu cantik.” Kalimat pertama yang dia ucapkan padaku. Aku tahu dia tak melihat ketakutan akan kematian di sana.Bersamanya, aku merasa diperlakukan sebagai manusia setelah menerima begitu banyak sakit hati.Namun, sampai kapan Axel bersedia menerimaku. Setelah pembunuhan-pembunuhan mengerikan yang ia pertontonkan.Sampai kapan hingga tiba giliranku berikutnya? Ketika mataku ... tak indah lagi baginya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Billionaire Pergi

Ketika Istri Billionaire Pergi

"Mari kita bercerai!" Melisa sudah lelah tak dianggap hanya karena kondisinya yang cacat. Padahal, itu bukan kehendaknya. "Beraninya, kamu mengatakan itu? Sampai kapan pun, aku tak akan melepaskanmu!"
9.330.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Teardrops in the Cold Water

Teardrops in the Cold Water

Malam dingin dengan badai petir yang terasa seakan langit akan runtuh. Gemuruh badai malam itu membuat seluruh warga di pesisir mengurung diri mereka dalam rumahnya, jalanan pun sepi. Tidak ada seorang pun yang keluar, termasuk para nelayan yang biasa mencari ikan pada malam hari. Namun, seorang gadis SMA itu tidak gentar dengan suara badai dan hujan deras malam itu. Ia berjalan dengan tenang seakan malam itu cerah dan hujan tidak terasa. Lyona, gadis itu berjalan dengan pasti menuju pantai dengan laut yang sedang meraung-raung. Apakah yang akan ia lakukan? Mengapa dia begitu berani keluar rumahnya ketika semua orang takut?
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

"Kapan ayah pulang? Apa yang harus aku jawab?" Dua tahun belakangan ini Suci Roswita benar-benar tertekan menerima kenyataan pahit. Hidupnya seakan dipenuhi dengan kepalsuan. Yang dijalani hanya sebuah keterpaksaan.
507 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
AKU VS AYAH ANAKKU

AKU VS AYAH ANAKKU

Hwali
Aku punya resolusi baru di usia yang akan menginjak kepala tiga. Daripada ditanya kapan nikah dan kapan punya anak, lebih baik punya anak sendiri. Sialnya aku malah punya anak dengan musuh bebuyutan di kantor, parahnya dia juga yang membuat peraturan tidak boleh ada hubungan asmara di kantor. Lha ini malah punya anak sama aku. Padahal di masa pandemi, orang-orang yang bekerja di bidang hotel susah mendapat pekerjaan. Salah satu harus mengalah tapi kami sama-sama keras kepala. Sekuel dari Dibuang (mantan) Tunangan, Dicintai (mantan) Ayah Mertua - sang sekretaris
1010.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai kapan hujan reda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status