Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Karma untuk Suami Pelit

Karma untuk Suami Pelit

Reka menimpali. "Anak kecil tahu apa, kamu jangan sok-sokan menceramahi kami." Aku beralih menatap Reka. "Ingat Mas, Karma itu ada. Seharusnya Mas Riko itu bertobat. Mobil itu 'kan dibeli dari hasil berhemat sampai pelit sama istri sendiri. Udah gitu istrinya dikhianati. Hati siapa yang ridho, makanya, karena Tuhan sayang sama Mbak Lisa dibuatlah mobil itu hancur. Itu masih belum seberapa, tunggu saja kehancuran selanjutnya." Reka terlihat berapi-api.
1060.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Lalu ia sempat berpikir, apakah apa yang terjadi pada istrinya karena karma? Karma karena telah menganiaya Adam yang notabenenya pemuda labil. Bahkan ia lupa dengan kebaikan Ustaz Bashor. Ia lupa Ustaz Bashor selalu membantu kesulitannya saat di pondok. Saat itu Rakha mengalami masa sulit dalam hidupnya sebagai santri. Ia sempat memiliki finansial yang buruk. Sementara itu Ustaz Bashor karena merasa iba, ia selalu membantunya, meminjaminya uang, yang kadang tak dibayar. Setelah sukses Rakha lupa padanya, hingga pertemuan Shiza dan Selina yang membuat mereka bertatap muka lagi setelah sekian lama. Ah, tidak! Tak ada
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
KARMA IPAR JULID

KARMA IPAR JULID

***Ofd. Next kilat. Tinggalkan lupa dan komennya ya. Salam hangat 🤗🤗
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
Karena Anak, CEO Memohon Jadi Suamiku

Karena Anak, CEO Memohon Jadi Suamiku

Namun, dia memperlakukan Karen dengan baik dan sangat memanjakan Clara. Karen memang gila harta, tetapi saat Angga sakit, dia benar-benar tulus merawatnya. Sasha agak bingung. Orang bilang orang jahat akan mendapatkan balasan buruk. Namun, di dunia yang rumit ini, konsep karma sepertinya hanya omong kosong. Sekadar kata-kata penghiburan untuk orang yang tersakiti dan tertindas. Kenyataannya, orang baik mendapatkan reputasi baik, sedangkan orang jahat mendapatkan segalanya.
9.640.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

"Bi, bagaimana kondisi Mama?" Asih duduk, memeluk wanita yang kini menangis. Hingga beberapa saat, Asih masih membiarkan Sumi meluapkan emosi yang menumpuk di dada. Sampai di suatu titik, wanita itu mengajak Asih menjauh dan duduk berdampingan. "As, apa mungkin ini yang disebut karma? Ana pernah menabrak seorang wanita dan anak kecil yang mengakibatkan bocah itu meninggal. Bibi juga tahu, wanita itu mengalami kerusakan di tulang kakinya."
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
Karma Suami Tukang Selingkuh

Karma Suami Tukang Selingkuh

Ayu memberikan lembaran kertas itu pada Faiz. Deg. Faiz membaca dengan teliti bagaimana tulisan itu mengatakan apa yang terjadi pada dirinya. "Apa ini karma karena aku sudah selingkuh dengan Marni dan Atika, bu?" tatapan Faiz berubah sendu, ia pun berkaca-kaca tidak dapat menahan rasa sedihnya.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Wajahnya berubah muram, lalu dia berspekulasi dengan jahat, "Kalaupun asli, kamu pasti bisa punya karena jadi simpanan laki-laki lain yang membelikannya untukmu." Setelah mengatakan ini, dia hendak mengambil tasku. "Hari ini aku akan membuatmu mendapatkan karma. Aku akan membantu para wanita di luar sana mendapatkan hak mereka kembali karena kamu menggoda laki-laki mereka." Di dalam tasku ada dokumen, serta hadiah untuk orang tuaku. Jadi, aku berusaha keras untuk melindungi tas itu. Kinan yang tidak bisa merebut tas itu dariku pun menjadi marah. "Kalian, pegangi dia."
11.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
Pelakormu vs Aku

Pelakormu vs Aku

“Kadita, kamu mungkin merasa menang sekarang. Tapi ingat ini baik-baik: karma itu ada. Apa yang kamu tanam, suatu saat kamu akan tuai. Aku cuma berharap kamu siap saat waktunya tiba.” Kadita masih tersenyum, meski ada sedikit bayangan gugup di matanya. “Kartini, aku ini wanita modern. Aku nggak percaya sama hal-hal kayak karma. Tapi kalau itu bisa bikin kamu tenang, silakan saja percaya.”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai karma
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status