Takut Kawin
Sudah berpuluh tahun lamanya ia bekerja sebagai Tuan Kadi, tak jarang mempelai maupun keluarganya mengoceh di hadapannya, hingga ia tahu apa yang terjadi dibalik pesta mewah mereka.
“Sudah yah, saya pamit. Sekali lagi selamat yah. Saya harap, tidak hanya saat ini tapi selamanya kalian bahagia. Meskipun surat kalian belum keluar, tapi kalian ini sudah sah di mata Tuhan dan agama. Jadi, jangan pula lupa kalau kalian udah menikah. Surat akan segera saya urus. Berhubung keadaannya darurat, jadi beginilah caranya,” ucap Tuan Kadi dengan tangan menjabat kepada Daffin.
Hot Chapters