Keturunan 100 kg
ucap Bunda meneteskan air matanya.
"Nggak usah sedih, Bun. Jodoh, maut, rezeki udah ada yang ngatur. Doakan saja jodoh Mantra sudah dekat, jangan sedih gitu lah. Mantra jadi nggak tega mau pergi." Aku mengusap air mata Bunda dan kembali memeluknya.
"Barangnya biar Khair bawa ke depan ya, Mbak?" tanya Khair.
"Ya, makasih, Khair."
Chapitres populaires