Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

sungut Ihsan "Oh okelah, Amiin. Ayo, Bang katakan amiin," ujar Aina sambil menengadahkan tangan. "Ha? Oh iya, amiiin." Hasan merasa konyol mengikuti instruksi istrinya itu. "Hei, apakah kau mau aku menghidangkan semua varian minuman? Aku akan segera membuatnya," ujar Anisa tiba-tiba setelah mendengar perintah Aina pada Ihsan.
1084.2K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as kata benda muannas
Show Reviews (26)
Read
+Library
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!

Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!

Aku masih diam, tak ingin terpancing emosi. “Eh, maaf, ya, Bu besan, aku udah kangen kali samandu.” (ndu dalam bahasa batak = kamu) “Masno salam nenek, Nak!” pintaku pada Masno yang sedari tadi ngumpet di balik tubuh suamiku. Masno tak ingin menyalim neneknya, mungkin karena kejadian waktu itu.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as kata benda muannas
Read
+Library
PERNIKAHAN KEDUA TUAN CEO

PERNIKAHAN KEDUA TUAN CEO

ngapain aku senyum-senyum sendiri sih, batin Gita menyadarkan kelakuannya yang aneh. Memang tadi Gita sempat terpesona ketika pertama kali melihat majikannya itu, tapi ia cukup sadar diri untuk tidak menyukainya. Siapalah dirinya ini, yang hanya menjadi pembantu pengganti. Karena lelahnya, Anggita pun terlelap dalam mimpi. Didalam mimpinya ia melihat tiga orang laki-laki datang menghampirinya, masing masing membawa sesuatu untuk diberikan kepada Gita, tapi wajah dari ketiganya tidaklah jelas karena terhalang sebuah cahaya. Pria pertama memberikannya ia setangkai bunga mawar merah, pria kedua membawakannya sebuah kotak berisikan perhiasan, dan pria ketiga memberikannya sebuah kotak yang telih
101.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as kata benda muannas
Read
+Library
Kami Tanpa Kamu

Kami Tanpa Kamu

Kata Hana. Ratih merebut Ramaniya yang selesai menyusu. Menggendong dan menjauhkan dari Hana. Wajahnya masam. "Kamu beli apa saja?" tanya Malik. Memeriksa barang belanjaan Ratih. Matanya berbinar melihat cendol. "Kamu bisa lihat sendirilah, Mas. Eh kamu Hana cepat bawa sayuran sama cendol ke kulkas. Masak sana. Enak banget kamu duduk-duduk berduan sama suami saya."
10117.0K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as kata benda muannas
Read
+Library
My Dominant CEO (Indonesia)

My Dominant CEO (Indonesia)

Hanya saja barang itu berbahan dari kulit sintetis. “Apa maumu, Keenan?” sergah Gladys yang enggan menjawab pertanyaan Keenan. “Jawab saja pertanyaanku. Jika tidak aku akan megikat kaki dan tanganmu mengenakan barang ini.” Keenan mengacungkan barang aneh itu. “I-itu apa?” tanya Gladys polos. Keenan mendengus. “Kamu tidak tahu mainan ini? Mainan ini akan sangat cocok denganmu Gladys,” ucapnya dengan nada menggoda. Laki-laki itu juga membelai puncak kepala Gladys dengan lembut.
9.877.0K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as kata benda muannas
Read
+Library
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Lalu hal yang paling lucu adalah fakta bahwa sosok yang membuatnya menjadi lebih manusiawi rupanya adalah seekor kucing yang cantik. "Wah, kayaknya selera Monalisa bagus banget. Dia tahu cewek cantik, jadi maunya dipeluk aku," ucap Kayla sembari tersenyum cerah yangjuga hampir membuat Yuda ikut tersenyum. Yuda berusaha untuk menyadarkan dirinya sendiri, dan
101.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as kata benda muannas
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

“Lo mau minum apa, nih? Gue buatin.” “Emang menunya apa aja?” tanyaku sembari duduk di sofa yang lebih panjang. “Udah dianggep kayak cafe aja rumah gue pake menu-menu segala.” Risna tertawa kecil. “Lah. Nanti gue sebutin malah nggak ada. Kan, percuma gue sebut. Itulah makanya gue tanya sama lo, yang ada apa aja?”
103.1K viewsOn holdAdded to Library 106 Times as kata benda muannas
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

kata Boon Me cuek. *****
9.645.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kata benda muannas
Read
+Library
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Dia menegakkan tubuhnya, menatap Renata dengan mata yang menyalang defensif. ​"Dania hanya membual untuk menjatuhkanku! Ya, aku memang akui terkadang aku merasa cepat lelah, tapi aku tidak seloyo yang dia katakan!" Bram membela diri dengan napas yang memburu. "Aku masih bisa bermain dengan durasi yang lama, Bu! Lebih dari lima menit! Bahkan aku selalu bisa mencapai puncak dan menyelesaikan tugasku sebagai suami! Wanita itu saja yang terlalu dingin dan tidak tahu cara menikmati servisku!"
10148 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as kata benda muannas
Read
+Library
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

Gilang yang memiliki bentuk tubuh yang begitu mungil, wajahnya begitu bulat seperti bola pingpong, rambut tipis setipis tisu, warna kulit merah seperti merah jambu membuat Anna begitu sangat gemas. Abbas duduk di samping Rey, membuka tas kecilnya, dan mulai mengeluarkan berbagai perlengkapan bayi. "Aku membawa beberapa pakaian bayi dan perlengkapan mandi. Semoga ini dapat membantu kalian nanti di Mansion Maduswara," ujar Abbas sambil tersenyum. Rey mengangguk menghargai pemberian dari Abbas. "Terima kasih banyak, Abbas. Sepertinya, kita juga harus pulang sekarang."
994.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kata benda muannas
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status