Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

kata Wang Jun dengan nada bicara yang begitu santai, mengalir datar tanpa beban, seolah-olah dia sedang membicarakan prakiraan cuaca esok hari, bukan tentang merenggut hak hidup dan masa depan yang telah kubangun setengah mati dari titik nol. Aku mengepalkan kedua tanganku kuat-kuat di bawah meja, menyembunyikannya di balik lipatan kain gaun satinku yang tebal. Kuku-kukuku menusuk telapak tangan begitu dalam, menyalurkan rasa sakit fisik untuk menahan gejolak amarah yang hampir meledak melewati batas kesabaranku.
10385 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA

KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA

“Bawa dia pergi, Wirabumi! Lari sejauh mungkin, temukan tempat yang aman di mana tidak ada yang mengenalnya. Besarkan dia sebagai anak biasa, biarkan dia tumbuh tanpa mengetahui asal-usulnya sampai waktunya tiba.” Ratu Kencana meraih tangan bayinya, mencium keningnya dengan air mata mengalir di pipi. “Selamatlah, anakku. Semoga roh leluhur selalu melindungimu. Suatu hari nanti, semoga kau bisa melihat tanah ini damai kembali.” Di luar, suara teriakan semakin dekat. “Cari di mana-mana! Bunuh siapa saja yang ada di dalam! Jangan biarkan ada yang lolos!”
10101 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

yang menyahuti Ki Arya Dhanu dengan suara datar dan berat, “Kuda itu adalah salah satu kuda bekas tunggangannya mendiang Gusti Prabu Kertadana, Baginda Raja sebelumnya.” “Prabu Kerta-dana ...?” Spontan Panji Jagat mengulangi nama itu dengan setengah bergumam. Jelas yang dimaksud adalah mendiang ayahandanya. Manusia yang wajahnya masih ia ingat dengan jelas dan sangat ia rindukan.
8.97.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

“Wa’alaikumussalam, ada, Kak, kenapa?” “Aku ingin memberikan ini untuk Bibi, tolong titipkan padanya, dan katakan setengah isinya untuk Bhani.” “Ini, Kak Nuwa, kan, yang waktu itu satu jeep dengan kami dan cerita tentang legenda naga terbang di desa duda?” “Aha, iya, masih ingat ternyata. Tolong, ya, Zahra, berikan ini untuk Bibi dan Bhani.” “Eh, tapi rumah Bhani tidak di sini, tak jauh sekali juga lima belas menit lagi pakai taksi juga sampai.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Padahal awalnya aku lah orang utama sebagai pelaku utama yang mendeklarasikan permainan ini pada Bee demi tercipatnya Room Nakama di Bandung. “BBM naik ngene malah ngguyu ndoo... ndoo,” ucap bapak yang menjual Batagor. Bahasa Jawa yang artinya kurang lebih, “BBM naik begini malah ketawa naak...naak.” “Terkait BBM naik, aku bilek,” ujar Cunnul. “Allah gak akan membebani hambanya di luar kesanggupannya, kan? Kenapa pada panik subsidi dikurangi? Rezeki gak akan ketukar. Kita hanya melihat pohon, bukan keseluruhan hutan. Jika terlalu tinggi melihat ke langit, kota jadi tak bisa melihat sekeliling yang lebat dan penuh buah-buahan segar juga tinggi harganya daripada apa yang terlihat di langit. C
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
Sang penguasa bijaksana

Sang penguasa bijaksana

"apa.... Mengapa dia bersama bajiangan itu, apakah kakak tidak tahu orang seperti apa dia?" Khan yang membaca kertas putih berisikan tinta memukul mejanya. "Kahn ada apa? Mengapa kau terlihat khawatir sekali, sebenarnya apa isi surat yang dikirim oleh bangsawan Values," Elon yang mengantarkan surat itu memberanikan diri untuk bertanya pada keponakannya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
40 Hari Setelah Kematian Bapak

40 Hari Setelah Kematian Bapak

"Sangkalana bukan milikmu, Jayus. Dia adalah entitas yang tidak mengenal belas kasih. Dia hanya ingin kuasa, dan kau hanyalah alatnya. Kau pikir dia peduli pada garis keturunan Karsoni? Tidak. Dia akan menghabisi siapa pun, termasuk kau, jika itu sesuai keinginannya." Jayus terdiam sesaat, tatapannya berubah gelap. Ia membuka mulut untuk membalas, tetapi Mbok Karni segera mengangkat tangan, menghentikannya. "Aku tidak datang untuk berdebat denganmu, Jayus. Aku datang untuk memberi mereka kesempatan. Dan aku tidak akan membiarkanmu menghalangi." Mbok Karni menoleh ke arah Raharjo dan Lasmi. "Pergilah sekarang. Ini kesempatan kalian. Jangan lihat ke belakang."
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai kata bijak bung karno
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
Viva Oke
makin seru kisah perjalanan murni dan Aji dalam menyingkap tabir kesesatan orang tuanya dimasa lalu. akankah murni berhasil melindungi seluruh orang yang ada disekitarnya dari amukan sangkalana atau murni bakal ikut hancur bersama prana yg ada didalam tubuhnya?
Aprilia Mulyaningsih
ceritanya bagus dan menarik. tapi ada bbrp part di bbrp bab yg blm selesai ku baca tp ky udah tau endingnya. menarik... penasaran ...yg aku ntah knp kayak aku paham. nth pernh baca nth apa, aku sendiri gak tau bingung
Baca Semua Ulasan
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

yang diprakarsai Presiden Soekarno akhir 1962. Bemo (Becak Motor), menggunakan mesin Daihatsu Midget, 250 cc. Di negara asalnya, digunakan untuk mengangkut barang-barang. Di banyak kota-kota di Indonesia, Bemo sempat menjadi angkutan popular hingga akhirnya dihapus di awal tahun 2000an, termasuk di Bogor. Dan pagi itu, setelah sore yang kuyup dan penuh cerita, Retno kembali menggunakan Bemo menuju ruang kuliah Ranu. Kali ini ia minta ditemani Diandra, tidak sendiri lagi.
885 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

ucap Kinasih sambil memainkan rambutnya. Jaka menatap dinding batu yang terdapat ukiran peninggalan Ki Brojo. Matanya sedikit terbelalak saat sadar jurus apa yang dia lihat. "Kinasih, jurus ini adalah ilmu Kijang Kencana yang dipadu dengan ajian Menyambar Puncak Semeru!" ucap Jaka membuat Kinasih terkejut. "Bukankah itu jurus milik kakang Jaka?" tanya Kinasih. Jaka tersenyum.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

bisik Damian tepat di depan bibirnya. “Kalina adalah orang terakhir di dunia ini yang ingin mendengar kata 'keponakan' keluar dari mulutmu. Dan jika kau mencoba melakukannya, kau hanya akan mempercepat kehancuranmu sendiri.” Ivony membeku. “Apa maksudmu?”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kata bijak bung karno
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status