Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO

jawab Ezra dengan patuh. “Sunset Summit,” balas Bastian mengoreksi ucapan Ezra sambil terus berjalan. “Temui saya di Sunset Summit.” Ezra menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Bosnya sering sekali ke Sunset Summit minggu ini. Pasti karena Bosnya itu ingin sekali punya anak, ya kan? Bastian pergi ke Sunset Summit dengan diantar oleh Rafles. Kali ini dia datang tidak terlalu malam. Jam tujuh ia sudah sampai di rumah itu.
9.83.1M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 107.9K Beses bilang kata bijak sunset
Ipakita ang mga Review (805)
Read
+Library
Kirrun kiyyun
"Emmhh, tolong pelan-pelan. Kau akan kubayar satu miliar, cukup layani aku dan buat aku hamil. Lalu kau boleh pergi," kata Jasmine pada pemuda berpakaian sederhana itu, yang kini memandangnya dengan pandangan sulit di jelaskan. Judul: PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Basahin ang Lahat ng Review
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Bayangkan saja, mereka duduk sambil berpelukan mengiringi sang surya kembali ke peraduan dengan bibir mereka yang saling bertaut. Seharusnya Bee menyadarkan Akbi tapi malah dirinya sendiri tenggelam dalam kenikmatan yang diberikan lelaki itu. Menyambut semua cecapan manis bibir Akbi tanpa peduli dengan orang-orang yang berada disekitar mereka. Akbi baru menjauhkan wajahnya setelah matahari benar-benar tenggelam, tersisa cahaya jingga yang menyilaukan menjadi bukti kegagahan sang surya hari ini.
1054.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Jodoh untuk Senja

Jodoh untuk Senja

kata Nilam. Syukurlah, jika tidak hari ini. Kalau boleh jujur saat ini Senja sedang tak ingin terlibat dengan Bima ataupun Langit. “Jadi, Senja boleh pulang sekarang tante?,” tanya Senja pada Nilam.
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 51 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Pengantin Pembunuh Bayaran

Pengantin Pembunuh Bayaran

Tanda bahwa sebentar lagi akan sunset. “Masih cukup sore. Memang makan malamnya sudah siap?” tanya Angel. “Belum. Kita akan lihat sunset dulu,” jawab Kana. “Sunset?” “Ya! Itu ada dalam jadwal. Mau lihat?” Kana menunjukkan layar tabletnya. Angel mendekatkan diri dan benar saja. Di sana sudah ada jadwal yang tersusun rapi mengenai apa saja yang harus mereka lakukan di Maldives.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Lupakan saja apa yang kukatakan barusan.” “Jika kau menyuruhku untuk melupakannya, kenapa kau memberitahuku barusan?” “Entahlah, itu hanya isi pikiranku. Wah, cahaya matahari terbenam sungguh indah. Tapi hanya sesaat.” “Kau benar sangat indah.” ‘Hey Gio, aku hanya ingin mematahkan kutukan itu. Apa aku bisa?’ gumam Damian dalam hati.
5.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 133 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

ajakku. "Ayo.." Jawab Maria sambil bersiap. Ketika kita sudah berada diluar, banyak orang yang mencibir kita, bahkan ada yang melempar dengan batu. "Ya Tuhan, salahku Bu mengajak Ibu keluar.." ucapku menyesal. "Tidak sayang, mereka juga tidak bersalah, mereka hanya korban dari berita-berita konyol itu." jawab Maria berlapang dada. Kami meneruskan berjalan ke sebuah kafe yang tidak terlalu ramai. Disana sangat nyaman, dengan lagu Klasik dan tatanan Interior yang klasik pula.
9.92.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 91 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Bahwa dia wanita yang pantas diperjuangkan.” “Aku tidak menerima pemainan yang extrem untuk wanita solihah seperti Dzi, Fandra.” “Besok aku jamin permainannya lebih menyenangkan, Tuan. Tuan yang akan datang untuk menjadi penyelamat yang Mulia Ratu.” “Permainan apalagi? Katakan padaku!” “Jangan di telpon, Tuan. Aku tidak mau ada yang mendengar selain kita berdua.”
109.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 287 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

30 alias setengah 6 sore. Langit yang berwarna jingga ini perlahan berubah gelap, dua insan manusia berjalan layaknya sepasang kekasih yang sedang kasmaran. Tentu saja kedua tangan mereka bergandengan dan diayun-ayun perlahan hingga menambah kesan romantis di antaranya. Jangan tanya siapa, karna tak lain dan tak bukan mereka adalah kakak beradik Permana yang telah berbaikan. Tentu saja dengan memenuhi persyaratan Ice Cream cup besar terlebih dahulu.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 75 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Matahari semakin turun, menciptakan cahaya keemasan yang memantul di permukaan air teluk. "Kamu tahu," ucap Raya pelan sambil bersandar di dada Ares. "Aku belum pernah melihat sunset seindah ini." "Jakarta jarang ada sunset yang jelas," jawab Ares sambil mengusap lengan Raya. "Terlalu banyak polusi, terlalu banyak gedung." "Iya," Raya tersenyum. "Tapi meskipun Jakarta tidak punya pemandangan seindah ini, rumah tetap di sana. Bersama Kelana."
1079.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang kata bijak sunset
Ipakita ang mga Review (42)
Read
+Library
Iin Rahayu
masak sampai bab 435 konfliknya ga ada habisnyaa, kapan cerita yg benar² mereka bahagia dengan cerita yg benar² kehidupan sehari² Ares dan Raya, dan Raya juga tdk Hamil². Siapa lg yg mereka hadapi hbs ini??
Diana
Kakak kenapa sekarang UP Bab nya sedikit sekali dan siang2... ayo kakak yang semangatttt pengen denger cerita Raya hamil dan bagaimana reaksinya Ares pleaseeee kakak🫶🏻🫰🏻... Semangat ya kak selamat menjalankan ibadah puasa......🫶🏻🫰🏻...
Basahin ang Lahat ng Review
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

bisik Amelia, memeluk lengan suaminya. Menjelang matahari terbenam, mereka naik ke area batu besar di sisi pantai yang memberikan pandangan lebih luas ke lautan. Matahari mulai turun perlahan, langit berubah menjadi gradasi oranye, merah muda, dan ungu yang menawan. William mengeluarkan kamera dari tas. “Satu foto lagi, buat koleksi Sunset of Us.” “Ha-ha-ha!’ Amelia tertawa dan berdiri dengan latar matahari tenggelam. William mengambil beberapa foto, lalu mendekatinya dan berkata, “Sekarang giliranku bareng kamu.”
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 49 Beses bilang kata bijak sunset
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status