Kunikahkan Suamiku Dengan Selingkuhannya
Setelah melalui begitu banyak pergulatan hidup, Rey merasa ini adalah jalan yang harus ia tempuh.
Mereka berdua pun mempersiapkan diri untuk momen yang sangat penting itu. Dengan bimbingan dari Pak Kyai, Rey mengucapkan kalimat syahadat, perlahan namun penuh dengan keyakinan. Setelah selesai, air mata tak tertahankan mengalir di pipi Rey. Bukan karena sedih, melainkan karena lega dan bahagia. Ada perasaan tenang yang tak bisa ia jelaskan.
Pak Kyai tersenyum penuh haru dan berkata, "Selamat datang dalam Islam, Pak Rey. Mulai hari ini, Anda adalah saudara seiman kami. Semoga Allah selalu memberikan Anda kekuatan dan keteguhan hati."