Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aftermath

Aftermath

Seorang pendosa! Seiring Jihan membalik halaman-halaman berikutnya, ia menemukan lebih banyak lagi kata-kata hinaan yang sungguh tak patut ditujukan kepada adik manisnya. 'Gay tidak punya masa depan!' 'Penderita gay patut dimusnahkan!' 'Penyuka sesama jenis, jangan pernah kamu berani menulariku!' 'Bercinta saja dengan anjing!' 'Matilah kamu gay keparat!'
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

Dan kembali berjalan dibelakang Aksa dengan perasaan tak menentu, antara malu, bodoh, dan tak enak, Nay tak mengerti kenapa ia bisa seperti itu. “Sudah sampai, maaf aku tidak bisa mampir sampaikan salamku pada mama dan ayah sekaligus maafku karena tidak bisa mampir aku benar-benar sudah ditunggu.” Cukup lama Nay terdiam dan tidak tau harus melakukan apa. “Ma...af,” cicit Nay pada akhirnya. “kenapa?” “Aku minta maaf sudah berbicara seperti tadi.” Dengan setengah meremas rok putih yang Nay kenakan, namun tetap mempertahakan mimik mukanya sebiasa mungkin.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Karma : Kupermalukan di Akad Nikahnya

Karma : Kupermalukan di Akad Nikahnya

Kini aku memprotes juga pada anakku "Kenapa kami dingin? Mama sungguh ingin tahu? Itu karena Mama yang sudah bikin kami begini, sebagian yang terjadi coba mama introspeksi mungkin ini karma buat keluarga kita." "Apa maksud kata-katamu, Imel? Karma apa?" Aku menatapnya sambil mengernyit "Adakah Mama atau Papa pernah menyakiti orang, adalah sebuah dosa yang menjadi noda yang Mama sembunyikan? mengapa kita bisa berantakan begini? dari kecil kami sudah belajar agama lho, Ma, alih alih makin baik, semua orang sibuk dengan emosi dan dendam masing-masing, tidak ada seorang pun yang membentangkan sejadah sejak kejadian menyedihkan ini terjadi, kenapa?"
1095.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai kata kata aku pendosa
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Nur
berharap ada produser yg melirik novel ini dan bisa di film kan, jujur novel mu ini keren banget mbak. aku tipe orang yg sulit memfavoritkan sebuah novel. dan sejauh ini, aku hanya memfavoritkan dua novel, salah satunya di upp orange, dan ke dua novel ini. sebab novel kalian risetnya dalam.
Baca Semua Ulasan
Karma Perselingkuhan

Karma Perselingkuhan

"Oh. Kamu, yang tenang, ya. Sabar. Jangan berpikiran yang nggak-nggak. Banyak berdoa saja. Maaf, saya juga cuma bisa bantu doa dari sini." "Iya, terima kasih, Fat." "Sama-sama, Fit." Untuk beberapa saat kami saling diam. "Fat, maafin kami, ya," lirih Fitri dengan suara parau. "Maaf? Untuk apa?" "Untuk semua perbuatan kami padamu. Banyak orang yang bilang, kalo apa yang menimpa kami ini, karma. Semua ini akibat dari perbuatan kami yang sering menyakiti hatimu, Fat. Dan, aku pikir, mungkin omongan itu benar. Kami sering mendapat musibah, karena mungkin kamu belum sepenuhnya memaafkan kami, Fat. Tolong, maafkan perbuatan kami di masa lalu, Fat."
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Fotografer

Terjerat Cinta Sang Fotografer

Pesan masuk dari Devanka. "Fai, kalo lo udah siap healing, ke kamar gue sekarang. Target udah keluar." Aku membalas pesan Devanka setelah menunjukkan pada Cataleya. "Kenapa sih pake kata target segala? Aku jadi takut. Kesannya kita kayak lagi memburu penjahat.” Cataleya bergidik ngeri. "Devanka memang suka becanda. Nggak usah dipikirin kata-katanya."
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Aku Hanya Gadis Ternoda

Aku Hanya Gadis Ternoda

Dia pantas mendapatkan itu. “Kamu masih tanya kenapa?” Aku berdiri, tidak bisa duduk tenang lagi menatap pria yang selalu memasang wajah tak bersalah. Aku benar-benar muak dan ingin menamparnya. “Yang kita lakuin udah dosa. Dosa besar! Entah itu suka sama suka atau kamu paksa, tetep sama di mataku. Aku ternoda! Orang bilang aku pezina, tapi anakku nggak tahu apa-apa. Dia layak hidup di dunia!
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

"Maaf." Aku memandang satu kata yang dingin dan tidak berguna ini, dan hatiku tetap sangat tenang. Permintaan maaf yang terlambat, rasanya seperti sampah busuk yang membuat mual. Tanpa belas kasihan aku merobek kertas itu dan membuangnya ke tempat sampah. Kali terakhir mendengar berita tentang Yessy, adalah pada malam Tahun Baru di saat aku sudah pulih.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjual Kehormatan

Terpaksa Menjual Kehormatan

POV Bisma Keesokan harinya aku terbangun lebih cepat dari biasanya. Aku memang bukan seorang muslim yang taat. Ketika ingin sholat maka aku akan sholat, dan ketika malas, maka aku tidak akan mengerjakannya. Benar-benar seorang pendosa gila. Semoga Allah mengampuniku. Aku sadar dengan yang kulakukan. Apalagi dengan segala kelicikanku untuk merebut Seruni dari Ihsan, meski aku punya alasan kuat melakukannya. Setidaknya setelah aku mengetahui sesuatu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

"Tapi tadi waktu kita main monopoli Tante Mel baik-baik aja. Meskipun jarang kumpul bareng tapi gue tahu dia nyaman-nyaman aja gabung sama para pendosa." Sialan, si bocil saja sampai ikut-ikutan memanggil kami pendosa. Tidak tahukah ia, jika saat membuat dirinya orangtuanya juga sudah masuk dalam kategori pendosa. Bahkan di usia Adit dan Hanna saat membuat Raga, aku belum berani mengajak perempuan untuk naik ke atas ranjang. Memang benar ya kata orang. Orang yang terlalu lama dikurung saat lepas lebih membahayakan perilakunya daripada yang sejak awal dibebaskan namun diberi tanggungjawab.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Perfect Husband (Dayton And Angelica)

Perfect Husband (Dayton And Angelica)

kata Axen, mengelus lembut pipi merah Arminda. “Jangan sok suci, apa kau pikir Angelica ketemu karena dirimu? Kau sama saja sepertiku, sama-sama tega dan banyak dosa, meski kau tak melakukan apa yang ku inginkan dengan membunuh Angelica, namun dosamu tetap ada, kau tetap memiliki dosa,” kata Arminda. “Aku tidak perduli dengan dosa, yang ku pikirkan, aku menyukai Angelica jadi aku tak tega menghilangkan nyawanya hanya karena dirimu.”
1021.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai kata kata aku pendosa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status