Pendekar Romantis
kata Malaki pelan, tapi kakinya dia salurkan hawa panas, hingga orang ini langsung mengaduh-ngaduh kesakitan, karena hawa itu makin lama-makin panas di dadanya, seakan ingin membakar isi di dalam dadanya.
“Ampunnnn…kami hanya orang suruhan!” kaat orang itu ketakutan.
“Siapa yang menyuruh kamu, cepat jawab, kalau jawaban kamu salah atau berbohong, ku injak sampai remuk dada kamu!” ancam Malaki.
“A-aaammmpun…dia Ki Bodo, kepala wilayah di daerah ini!”
“Ki Bodo, ayahnya Palasi yaa, dimana rumahnya!” desak Malaki lagi.
Bab Populer