Sebenarnya Dia Mesum Ma!
katanya lalu menirukan ekspresi sedang menggigit.
"Matamu! Dasar buaya, kadal buntung, kucing garong!" balasku lagi.
"Gue bukan buaya, bukan kadal apalagi kucing garong. Gue hanya seorang laki-laki yang sedang berjuang mendapatkan cinta."
"Gila! Mending ke psikiater sana, sebelum lo tambah parah," kataku dan memasang wajah garang. Bak harimau marah.