Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dok, Please Cukup!

Dok, Please Cukup!

Tika sengaja menambahkan kata-kata fitnah tersebut untuk memperburuk citra Nindy di mata warga perumahan, lalu ia memberikan tatapan yang sangat merendahkan dari atas sampai bawah ke arah perut Nindy. "Semua orang di divisinya juga udah curiga karena suamimu itu selalu kelihatan stres, dan sekarang terbukti kalau suamimu itu cuma pria cacat yang ngalamin impotensi parah!" hina Tika tanpa menyaring kata-katanya sama sekali. Rentetan gibahan dan makian harfiah tersebut membuat dada Nindy terasa sangat sesak akibat ia mengalami kesulitan meraup oksigen secara normal.
1020.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Dalam Diamku

Dalam Diamku

Ucap Bu Isa "Amin Bu, titp Miranda dan Mahesa untuk sementara di sini yah Bu" Ucap Ratna sopan "Tentu saja, Ibu malah senang ada Miranda dan Mahesa di sini jadi lebih ramai dan ada teman ngobrol buat ibu" Ucap wanita separuh baya itu dengan tulus.
8.544.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
ISTRI 100 KILOGRAM

ISTRI 100 KILOGRAM

Lebih baik aku diam, nanti jika mereka sudah cakar-cakaran baru aku bertindak. "Aku nggak bilang gitu, mungkin kamu ngerasa aja kali," ucap Ayu sinis. "Mas, kamu kok diam aja sih. Kamu nggak denger si gajah bengkak ini ngatain aku babu?" rajuk Claudia marah.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Mencuri Hati Mantan Suamiku

Mencuri Hati Mantan Suamiku

“Sama denganmu, tidak juga.” “Kenapa begitu?” “Aku hanya berpikir itu merepotkan. Kalau ingin bermain ya bermain saja.” Kate terkekeh melihat sikap cuek dan lugas dari Carl. Pria itu ternyata sudah memiliki bakat cuek sejak dini. Tentu saja bertahan hingga sekarang. “Kenapa tertawa?” “Ternyata kau memang cuek dan dingin sejak dini, ya.” “Tidak cuek dan dingin kalau denganmu.”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

I'm sory for being so selfish, I'm sory for my mistakes] [I'm fine, we don't have anything to talk more, we have to stop to talk each other, I've got husband, I'm sory] [Please, we have to keep in touch, kita harus ketemu, aku janji gak akan ganggu kamu, aku mau bicara sama kamu, aku yakin pertanyaan kamu akan terjawab dengan pertemuan kita] [Aku sudah gak butuh lagi penjelasan kamu, kita sudah berbeda, kita urus hidup kita masing-masing saja, selesai!]
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Pria Sampah Tak Terduga

Pria Sampah Tak Terduga

" Eyang maaf kan cucumu yang harus pergi lebih dulu dari darimu. " " Bisakah kamu diam?! setidaknya bantulah kami, dengan membuat dirimu menjadi berguna, " " BAGAIMANA AKU BISA DIAM?! " teriaknya lalu kembali merendahkan nada bicaranya, " kita tak mungkin mengalah kan iblis itu dengan kemampuan kita saat ini, " " APA HANYA ITU YANG BISA KAMU KATAKAN?! " " MEMANGNYA KATA APA YANG INGIN KELUAR DARI DALAM MULUTKU? "
9.4196.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Life Must Go On

Life Must Go On

kata dika Sebetulnya dia sedang menjawab panggilan audrey atau sedang ceramah ? “Aishh. Btw, tumben itu di depan nggak ada kerumunan lagi. Udah lo apain ?” tanya audrey “Lo kira gue demen ama tu orang apa ? Gini-gini juga gue laki tauu” kata dika seperti sedang mencibir. “Tauu gue lo laki. Maksudnya tu satpam udah lo tegur, lo pindahin atau apa ? Masa ilang gitu aja ?” tanya audrey lagi
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

WHEN PYSCHOPATH FALL IN LOVE

Gumam Eca dalam hatinya. "Kenapa diam?" Tanya Adit lagi. "Emmm....sudahlah Ayo tidur!" Kata Eca mengalihkan pembicaraannya tadi. "Jangan mengalihkan pembicaraan." "Sudah lah besok saja" Kata Eca. "Gak mau, maunya sekarang" Rengek Adit. "Besok!" Tolak Eca. "Ayolah Sayang." Tidak ada jawaban sama sekali, Adit pun langsung menghela nafas pasrah "Pantes saja tidak ada jawaban, ternyata sudah tidur duluan" Gumam Adit mencak-mencak.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Diuber Janda

Diuber Janda

] ["Ha ha ha ... Gak usah buka apa-apa. Lu diem aja kayak patung Pancoran. Nanti juga bini lu yang buka baju lu." ["Oh, jadi diam aja ya? Terus gue ngapain? Masa diem aja!"] ["Ha ha ha ... Lu merem-melek!"] ["Kedap-kedip kayak orang kelilipan?"] ["Ha ha ha ... Imron, Imron ... Volos banget ternyata temen gue. Dah, lillahi ta'ala, Im. Udah mau puasa ini, jangan panjang-panjang bab mesumnya, kasian pembaca."]
10118.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Istri yang dibuang, Dinikahi Pewaris Dingin

Istri yang dibuang, Dinikahi Pewaris Dingin

“Benar sekali. Kita tidak boleh hanya diam saja jika dihina, jangan minta maaf jika itu bukan salah kita. Karena, jika kita mengalah terus, diam seribu bahasa, maka mereka akan semakin merendahkan kita. Itu menjadi peluang bagi mereka dan kita akan menjadi sasaran empuk bagi mereka. Sikap seperti tadi, seharusnya sejak awal kau harus menunjukkannya. Berani mengatakan ‘TIDAK’, ‘BENAR’, dan ‘SALAH’. Aku bangga padamu.” “Jadi…” “Tidak peduli apa kata mereka. Bagiku perkataanmu tadi sangat benar, aku juga curiga jika Laurent sudah mencari tahu tentangmu untuk menjatuhkanku." “Boleh aku bertanya?” “Tentu saja. Apa yang ingin kau tanyakan?” aku mengusap jemari tangan Dita yang begitu halus. “Kenap
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kata-kata cukup tau dan diam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status